Categories: Perbankan

Bank Syariah Harus Siap Hadapi Era Digitalisasi Perbankan

Sejalan dengan perkembangan digitalisasi perbankan yang ada saat ini, perbankan syariah diharap siap menghadapi era digitalisasi perbankan. Rezkiana Nisaputra

Jakarta – Di tengah perkembangan teknologi yang terus maju, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan syariah untuk dapat mengembangkan sistem informasi teknologi (IT) nya, guna dapat bersaing dengan perbankan konvensional.

Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK, Mulya E. Siregar, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat, 11 September 2015. Menurutnya, di era digitalisasi perbankan saat ini, industri keuangan syariah harus mampu dapat mengimbanginya.

“Dalam dunia yang moderen ini, teknologi juga harus ada pada perbankan. Bahwa digitalisasi harus menjadi perhatian penting bagi industri perbankan syariah. OJK akan terus mendukung bank syariah untuk menuju era digitalisasi perbankan,” ujarnya.

Lebih lanjut Mulya menilai, saat ini perkembangan digitalisasi perbankan sudah semakin nyata. Hal tersebut sejalan dengan sudah semakin terbiasanya masyarakat Indonesia melakukan transaksi perbankan dengan menggunakan mobile banking dan internet banking.

“Ini sudah semakin nyata di depan kita, oleh sebab itu perbankan syariah harus berbenah diri atas tren arah digitalisasi perbankan tersebut,” tukas Mulya.

Selain itu, OJK juga terus mendorong perbankan syariah untuk dapat ikut Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Hal ini bertujuan agar bank syariah dapat berkontribusi dalam melayani masyarakat daerah yang belum menyentuh akses keuangan.

“Potensi keuangan syarih itu terus meningkat. Kami terus dukung bank syariah untuk ikut Laku Pandai. Kami berharap ketentuan ini dapat memberikan dan berkontribusi dalam Laku Pandai ini,” tutup Mulya. (*)

Apriyani

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

2 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

7 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

7 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago