Jakarta – Para pejabat Federal Reserve (The Fed) telah menyetujui bahwa kenaikan suku bunga yang lebih rendah harus diwujudkan secepatnya. Kesepakatan di The Fed ini juga adalah hasil evaluasi dari dampak kebijakan kenaikan suku bunga sangat tinggi terhadap perekonomian selama ini, seperti tertulis dalam rilis pertemuan The Fed, Rabu, 23 November 2022, dikutip dari CNBC.
Pihak market sendiri mengharapkan Federal Open Market Committee untuk menurunkan penetapan suku bunga acuan ke 0,5 basis poin di Desember, setelah mereka menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,75 basis poin dalam empat kali berturut-turut.
“Mayoritas partisipan menyatakan bahwa penurunan kenaikan suku bunga akan dapat diakomodasi secepatnya,” tulis laporan pertemuan itu.
“Perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat dampak dari kebijakan moneter terhadap aktivitas perekonomian merupakan salah satu alasan kenapa kebijakan penurunan laju kenaikan suku bunga perlu diambil,” tulisnya lagi.
Ringkasan laporan itu mencatat bahwa beberapa anggota The Fed mengindikasikan perlambatan laju kenaikan suku bunga acuan bisa mengurangi risiko instabilitas pada sistem finansial. Kebijakan untuk mengurangi laju kenaikan suku bunga acuan ini sekaligus menjadi momen bagi The Fed untuk mengevaluasi kembali dampak peningkatan suku bunga selama ini.
Keputusan penetapan suku bunga acuan The Fed selanjutnya dijadwalkan tanggal 14 Desember. (*) Steven Widjaja
Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More
Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More
Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More
Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More
Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More
Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More