Perbankan

Bank Raya Gandeng Grab Merchant, Perkenalkan Fitur Saku Bisnis

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menjalin kerja sama dengan platform aplikasi Grab dalam program Teras Perwira. Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu para mitra GrabFood dalam mengelola keuangan usaha dengan lebih baik guna meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan bisnis.

Melalui kerja sama ini, Bank Raya memperkenalkan Saku Bisnis, sebuah fitur yang dirancang khusus untuk pelaku usaha. Fitur ini memiliki menu mass transfer yang memungkinkan pengguna melakukan transfer sekaligus ke sepuluh rekening tujuan secara real-time.

Sehingga mempermudah pelaku usaha untuk melakukan transaksi payroll atau pembayaran kepada supplier, melakukan pemisahan bujet usaha dengan membuat hingga lima saku bisnis berbeda, dan memberikan kemudahan pengecekan mutasi rekening untuk memantau operasional keuangan bisnis.

Baca juga: Bank Raya Hadirkan Fitur Baru, Gratis 100 Kali Transfer BI Fast

Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra, menjelaskan bahwa, Saku Bisnis dihadirkan untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha agar lebih berkelanjutan melalui pengelolaan keuangan yang baik.

“Kami terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendorong perluasan inklusi keuangan digital agar semakin banyak masyarakat yang cakap dalam mengelola keuangan secara praktis menggunakan bank digital,” ujar Kicky dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 18 Februari 2025.

Terintegrasi dengan QRIS Bisnis

Selain fitur transaksi, Saku Bisnis juga telah terintegrasi dengan QRIS Bisnis. Hal ini memungkinkan pelaku usaha untuk melayani pelanggan dengan lebih baik serta memantau transaksi secara optimal.

Saat ini, pencairan dana melalui QRIS Bisnis dapat dilakukan secara real-time dalam empat batch pencairan dalam sehari, yaitu pada pukul 08:00, 13:30, 17:30, dan 21:00. Dengan sistem ini, pelaku usaha tidak perlu menunggu lama untuk menerima dana guna menunjang operasional bisnis mereka.

Baca juga: GOTO Bantah Isu Bakal Merger dengan Grab

“Dengan kolaborasi yang dilakukan Bank Raya melalui kerja sama dengan berbagai pihak, maka akan semakin banyak pelaku usaha yang mampu menerapkan prinsip pengelolaan keuangan usaha dengan baik, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan bisnis,” paparnya.

“Hal inilah yang memotivasi kami untuk terus berinovasi dan memperkuat produk dan fitur di Bank Raya untuk kepentingan para nasabah kami,” imbuh Kicky.

Adapun per Desember 2024, frekuensi transaksi QRIS Bisnis Bank Raya telah mencapai lebih dari 2 juta transaksi dengan total volume transaksi sebesar Rp46 miliar. Layanan ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 7.000 merchant di 23 kota di seluruh Indonesia. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

4 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

8 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago