Khusus di sektor perdagangan, sektor ini mencakup 36 persen dari total portofolio kredit Bank Nobu pada tahun 2016. Tercatat pada tahun 2016, penyaluran kredit Bank Nobu tumbuh sebesar 4,7 persen secara setahunan.
Sementara itu, Suhaimin menyatakan, pihaknya akan menjaga supaya rasio kredit bermasalah berada atau non performing loan (NPL) di level 0,0% seperti posisi akhir tahun 2016.
“Kita tetap optimis 0% karena kita fokus ke sektor dan yang terpenting itu adalah disiplin. Kami kan sesuai dengan visi misi kami kan pertama kan fokus pada perdagangan. Nah itu kami harus tetap jaga teruskan,” tutup Suhaimin. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More
Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More
Jakarta – Pergerakan harga emas global diproyeksikan menembus di level 10.000 dolar Amerika Serikat (AS)… Read More
Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More
Poin Penting Amartha menyalurkan pembiayaan Rp13,2 triliun pada 2025, tumbuh lebih dari 20% secara tahunan,… Read More
Poin Penting BNI–Siemens Indonesia menjalin kerja sama pembiayaan Rp300 miliar untuk proyek dan modal kerja… Read More