Categories: News Update

Bank Mega Syariah Serahkan Hadiah Mobil Listrik ke Nasabah

Jakarta – Bank Mega Syariah menyerahkan hadiah utama grand prize berupa 1 unit mobil listrik Hyundai Ioniq 5 kepada nasabah yang beruntung dalam Program Berkah Berlimpah Mega Syariah (BBM) Tahap Grand Prize.

Hadiah grand prize diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, kepada Radiati Dhewayanti yang merupakan nasabah cabang KCP Arteri Pondok Indah Jakarta dalam acara yang berlangsung di Menara Mega Syariah, 13 Februari 2025.

Yuwono Waluyo menyampaikan bahwa Program BBM merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah individu yang telah mempercayakan Bank Mega Syariah sebagai mitra finansial mereka, baik yang baru bergabung maupun yang telah lama menjadi bagian dari keluarga besar Bank Mega Syariah, mulai dari nasabah tabungan, pembiayaan konsumer, Syariah Card hingga produk wealth management.

“Semua nasabah tersebut berkesempatan meraih poin-poin berkah yang diundi setiap periodenya,” kata Yuwono.

Menurut Yuwono, Program Berkah Berlimpah Mega Syariah mendongkrak peningkatan loyalitas nasabah dimana pertumbuhan DPK dari program ini memberikan kontribusi sebesar 23,32 persen dari total pertumbuhan DPK Bank Wide. Adapun pertumbuhan total DPK dari tahun 2023 ke 2024 adalah 2,83 persen.

Baca juga: Bank Mega Syariah Berikan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa Berprestasi

Selain ditinjau dari aspek average balance dana CASA, program Berkah Berlimpah Mega Syariah ini juga memperhitungkan aspek penggunaan produk konsumer, kartu pembiayaan Syariah Card, dan produk wealth management oleh nasabah.

Alhamdulillah, produk konsumer Bank Mega Syariah menunjukkan pertumbuhan positif di 2024 di mana terdapat peningkatan volume pembiayaan konsumer sebesar 29,06 persen dari tahun 2023. Di sisi lain, jumlah pemegang kartu pembiayaan Syariah Card juga mengalami peningkatan sebesar 272 persen atau mencapai lebih dari 40.000 kartu di tahun 2024. Asset Under Management untuk produk wealth management juga turut meningkat sebesar 109 persen di tahun 2024,” ujar Yuwono Waluyo.

Adapun hingga 2024, Bank Mega Syariah mampu meningkatkan penyaluran pembiayaan secara keseluruhan hingga lebih dari 10 persen dibandingkan tahun 2023.

Hal Ini membuat rasio FDR tetap berada dalam posisi yang sehat di angka 77,08 persen. Sementara dari sisi aset, Bank Mega Syariah mencatatkan peningkatan aset hingga 10,15 persen dari posisi 2023.

“InsyaAllah, kedepannya Bank Mega Syariah akan terus berikhtiar untuk memberikan produk dan layanan yang inovatif,” ujar Yuwono.

Baca juga: OJK Dorong Penerapan Governance dan Fungsi Sosial di Perbankan Syariah

Di sisi lain, Bank Mega Syariah juga menyediakan layanan Priority Banking MegaFirst Syariah dimana Personalized Relationship Manager handal akan siap melayani segala kebutuhan finansial nasabah prioritas.

“Kami mengajak juga nasabah untuk merencanakan haji dan umroh, baik untuk Anda ataupun untuk keluarga tercinta di mana Bank Mega Syariah menyediakan produk tabungan haji/umroh serta pembiayaan tanpa agunan untuk pendaftaran porsi haji khusus,” tutup Yuwono.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

12 mins ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

23 mins ago

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun, untuk Apa?

Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More

43 mins ago

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

2 hours ago

BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More

2 hours ago

Penerimaan Pajak Digital Tembus Rp47,18 Triliun di Januari 2026

Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More

2 hours ago