Poin Penting
- PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan layanan perbankan dengan dunia pendidikan.
- Kerja sama mencakup digitalisasi pembayaran, literasi keuangan, program magang, dan beasiswa bagi mahasiswa.
- Kolaborasi juga menghadirkan program persiapan pensiun untuk sivitas akademika guna meningkatkan kesiapan finansial.
Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mensinergikan layanan perbankan dengan dunia pendidikan, sekaligus meningkatkan literasi keuangan dan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kerja sama ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama Bank Mantap Panji Irawan dan Rektor UGM Ova Emilia di Kampus UGM, Yogyakarta, Jumat,10 April 2026.
Panji mengatakan, kerja sama ini menjadi bentuk konvergensi antara sektor perbankan dan lembaga pendidikan tinggi sebagai inkubator inovasi.
Baca juga: Bank Mantap Dorong Pensiunan Tetap Aktif Lewat SiMantap Laundry
Kolaborasi mencakup digitalisasi dan literasi keuangan, termasuk memfasilitasi pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan uang kuliah tunggal (UKT) melalui akun virtual (VA).
“Penandatanganan hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung operasional UGM agar semakin efisien melalui solusi perbankan terintegrasi, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi praktis di industri keuangan,” kata Panji dalam keterangan resmi, Minggu, 12 April 2026.
Pengembangan Talenta dan Beasiswa
Panji menambahkan, Bank Mantap akan membuka peluang magang bagi mahasiswa UGM guna menjaring talenta muda berkualitas. Perseroan juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi melalui program corporate social responsibility (CSR).
Di sisi lain, karyawan Bank Mantap juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di UGM, termasuk jenjang pascasarjana (S2).
Baca juga: Bank Mantap Hadirkan Program Pembiayaan Kendaraan DP 0 Persen untuk Nasabah Pensiunan
Melalui berbagai skema tersebut, kerja sama ini diharapkan dapat melahirkan SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat global serta mendukung agenda Indonesia Emas.
Program Persiapan Pensiun
Pada kesempatan yang sama, Rektor UGM Ova Emilia menyampaikan bahwa kolaborasi ini juga mencakup program persiapan masa pra-pensiun bagi sivitas akademika, termasuk dosen dan tenaga kependidikan.
“Program literasi keuangan yang difokuskan pada persiapan pensiun menjadi penting agar para tenaga pendidik dapat memasuki masa purna tugas dengan kesiapan finansial yang matang,” kata Ova. (*) Ari Astriawan










