Jakarta – Bank Mandiri (Persero), Tbk (Bank Mandiri) memasang target optimistis untuk pertumbuhan kredit miliknya tahun 2021.
Dihadapan anggota komisi XI DPR-RI, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan target pertumbuhan kredit Bank Mandiri diangka 10% hingga 12% untuk tahun ini.
“Bank Mandiri secara konsolidasi mentargetkan pada tahun 2021 pertumbuhan ending balance kredit di kisaran 10% hingga 12%,” kata Darmawan melalui video conference di Jakarta, Selasa 15 Juni 2021.
Darmawan juga menyampaikan 3 strategi utama guna mencapai target tersebut diantaranya pertama ialah integrasi bisnis whosale dan retail. Sementara pada strategi kedua, Bank Mandiri akan terus menumbuhkan potensi bisnis di wilayah serta sektor unggulan.
Strategi ketiga lanjut Darmawan, Bank Mandiri akan terus mengakselerasi layanan digital miliknya guna menjangkau nasabah. Tak hanya target kredit, pihaknya juga membidik target net interest margin (NIM) miliknya di kisaran angka 4,8% hingga 5,1%.
Sebagai informasi saja, Bank Mandiri pada akhir Maret 2021 telah menyalurkan kredit sebesar Rp984,8 triliun. Kredit tersebut tercatat tumbuh tinggi 9,1% (YoY) bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 di Rp902 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More