Jakarta–Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) meyakini kinerja keuangan 2016 tercatat positif dengan memproyeksikan jumlah aset menembus level psikologis Rp1.000 triliun.
Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, dengan jumlah aset tersebut secara otomatis Bank Mandiri masuk dalam Qualified ASEAN Bank (QAB). Angka Rp1.000 triliun tersebut juga merupakan cerminan jika leverage Bank Mandiri untuk melakukan ekspansi semakin besar pada tahun ini.
(Baca juga: Bank Mandiri Siap Bangun 20 Cabang di Malaysia)
“Bank Mandiri merupakan bank pertama yang ada di Indonesia dengan aset tersebut,” katanya di Jakarta, Rabu, 25 Januari 2017.
Lebih lanjut Rohan mengatakan, peningkatan jumlah aset tersebut ditopang oleh tingginya pertumbuhan kredit. Sepanjang tahun lalu perseroan menggantungkan portofolio kreditnya di sektor sektor korporasi dan juga infrastruktur. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More