Categories: Perbankan

Bank Mandiri Hadirkan Pembayaran e-Money di “BIS KITA”

Jakarta – Bank Mandiri menghadirkan pembayaran via kartu prabayar Mandiri e-money pada layanan “BIS KITA” di Kota Bogor, Jawa Barat. Pembayaran Tap On Bus ini turut memperkuat dukungan perseroan pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan kemudahan dan minat masyarakat Bogor dalam memanfaatkan alat transportasi perkotaan. Selain itu. Kerja sama ini sekaligus merupakan realisasi visi Bank Mandiri menjadi mitra keuangan terpilih utama yang berbasis pada keunggulan layanan digital perbankan.

“Inisiatif kerjasama ini sejalan dengan keinginan Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya kami untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi transaksi tunai sebagaimana dicanangkan pemerintah melalui Bank Indonesia dalam Gerakan Nasional Non Tunai,” ujar Thomas pada keterangannya, 2 November 2021.

BIS KITA sendiri merupakan implementasi program Buy the Service dari BPTJ dalam rangka pengembangan transportasi di kawasan perkotaan. Tagline BIS KITA (Bus Inovatif, Solusi Transportasi Perkotaan Terintegrasi dan Andal) bertujuan untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bertransportasi kepada masyarakat berbasis pembayaran non tunai.

Sebagai informasi, Bank Mandiri telah menunjukkan konsistensinya dalam dukungan pada gerakan Gerakan Nasional Non Tunai, antara lain melalui kenaikan jumlah penerbitan kartu berlogo Mandiri e-Money yang kini telah mencapai hampir 25 juta kartu. Pada akhir September 2021, frekuensi finansial Mandiri e-Money sebesar 697 juta transaksi, dengan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari Rp11,8 triliun. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

2 hours ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

2 hours ago

Kinerja 2025 Ciamik, Saham BBCA Diproyeksi Kembali Menguat

Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More

3 hours ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

3 hours ago

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 7.458

Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,07 persen ke level 7.458,49, didorong dominasi saham naik (485… Read More

3 hours ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

3 hours ago