Bupati Garut, Abdusy Syakur A menerima potongan tumpeng dari Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat, Nila Mayta Dwi Rihandjani dalam peresmian Rumah Ekspor Garut di KCP Bank Mandiri Garut Cileduk, Selasa, 6 Mei 2025. (Foto: Dok. Mandiri)
Garut – Bank Mandiri kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang menjadi pilar penting perekonomian nasional. Kali ini, Bank Mandiri bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Jawa Barat, perusahaan asuransi, aggregator ekspor, dan asosiasi pengusaha eksportir untuk menghadirkan Rumah Ekspor Garut.
Rumah Ekspor Garut ini secara resmi diluncurkan di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Garut Ciledug, Selasa, 6 Mei 2025.
Peresmian itu dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur A, Kepala Disperindag Jawa Barat Nining Yulistiani, KASI Penerimaan dan Pengelolaan Data Ditjen Bea Cukai Jawa Barat Wahyudi Budi Kusuma, Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat Nila Mayta Dwi Rihandjani, dan VP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Wisanggeni Supomo.
Baca juga: Bank Mandiri Sabet Gelar World’s Best Bank 2025 dari Forbes untuk Kelima Kalinya
Regional CEO Bank Mandiri, Nila Mayta Dwi Rihandjani menegaskan, inisiatif kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Bank Mandiri dalam memberdayakan UMKM agar dapat naik kelas dan memasuki pasar internasional.
“Rumah Ekspor adalah salah satu inisiatif yang dicanangkan oleh Bank Mandiri untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM. Di mana program ini berfungsi sebagai pusat literasi dan inkubasi bisnis yang membantu pelaku usaha, untuk naik kelas dan memasuki pasar Internasional melalui program pemberdayaan berkelanjutan” ujar Nila.
Baca juga: Bank Mandiri Pacu UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Bank Mandiri memilih Garut karena Jabar dikenal sebagai salah satu daerah unggulan dalam sektor ekspor nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Jabar pada Desember 2024 mencapai USD 3,15 miliar, meningkat 9,56 persen dibandingkan Desember 2023.
Garut sendiri memiliki potensi ekspor dari berbagai komoditas, baik perkebunan, pertanian, maupun kerajinan.
Komoditas unggulan Garut di sektor perkebunan dan pertanian meliputi kopi, cengkeh, teh, aren, tembakau, karet, atsiri, dan kelapa. Selain itu, Garut juga terkenal dengan kerajinan kulit, dodol, dan berbagai makanan khas lainnya.
“Melalui Rumah Ekspor, kami menyediakan layanan perbankan yang komprehensif bagi pelaku UMKM khususnya eksportir dalam menciptakan efisiensi dan kemudahan navigasi serta operasional transaksi nasabah sekalian sehingga industri berbasis ekspor dapat bangkit dan menghasilkan efek domino yang kuat terhadap sektor riil,” jelasnya.
Baca juga: Ini Bukti Indonesia Masih Bergantung Ekspor Pakaian dan Alas Kaki ke Pasar AS
Nila melanjutkan, Bank Mandiri di Wilayah Priangan Timur saat ini tercatat sebagai mitra perbankan untuk para eksportir melalui produk Letter Of Credit (L/C) sebanyak 47 transaksi, dengan total nominal Rp32 miliar selama 2024. Nilai ini diyakini akan terus bertambah guna memperkuat ekosistem perdagangan nasional dalam memajukan Indonesia di panggung internasional.
Page: 1 2
Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More
Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More
OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More