Mandiri Siap Terbitkan Obligasi Sebesar Rp3 Triliun
Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) benar-benar tampil dengan raihan luar biasa pada ajang 25th Infobank Awards 2020 akhir September kemarin.
Bagaimana tidak, bank dengan laba terbesar di Indonesia ini menyabet 3 penghargaan sekaligus pada ajang tersebut, yakni “Platinum Trophy” atas kinerja “Sangat Bagus” 10 tahun berturut-turut, Infobank Special Awards 2020 untuk kategori “The Best Performance Bank 2020”, dan kategori “The Best Bank of CGC 2019”.
Penghargaan yang dilandaskan pada kinerja keuangan tahun 2018-2019 ini memang pantas diterima oleh Bank Mandiri.
Biro Riset Infobank (birI) mencatatkan kinerja yang ciamik dari Bank Mandiri pada periode 2018-2019. Aset konsolidasi Bank Mandiri naik 9,6% year on year pada 2019 menjadi Rp1,31 triliun. Kenaikan aset ini ditopang oleh penyaluran kredit yang naik sebesar 11,47% yoy.
Rasio non performing loan (NPL) Bank Mandiri pun turun sebesar 40 basis points menjadi 2,39%.
Di samping itu, Bank Mandiri mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp27,5 triliun, naik 9,9% yoy. Serta dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp933 triliun atau naik 10,97% yoy.
Peningkatan kinerja di atas sejalan dengan peningkatan volume transaksi digital banking dari segmen wholesale yang mencapai lebih dari Rp7.000 triliun, dan jumlah transaksi Mandiri Cash Management (MCM) yang tumbuh hingga 32,06%. (*) Steven
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More