Bank KB Bukopin/ Istimewa
Jakarta – PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan telah menyepakati perubahan susunan pengurus perseroan di jajaran Komisaris dan Direksi.
Dalam RUPSLB menyepakati penunjukan Seng Hyup Shin sebagai Wakil Komisaris Utama dan menunjuk Im Jang Hyuk sebagai Direktur Bank KB Bukopin.
Direktur Utama Bank KB Bukopin, Tom (Woo Yeul) Lee menyatakan, perubahan susunan pengurus Perseroan ini merupakan bentuk komitmen pemegang saham untuk mendorong pertumbuhan kinerja perseroan di tengah berbagai tantangan industri perbankan yang terus berkembang.
Baca juga: Fuel Card 3.0, Hasil Kolaborasi KB Bukopin dan Pemkot Batam Raih Apresiasi dari Pemerintah
“Perubahan ini akan memberikan semangat baru untuk mengantarkan Bank KB Bukopin menjadi bank yang terpercaya dan dicintai oleh nasabah dan masyarakat Indonesia,” ujarnya seperti dikutip keterangan resminya, Rabu 24 Januari 2024.
Selain itu, Tom menambahkan, bahwa penyegaran yang dilakukan perseroan akan semakin memperkuat harmonisasi dan kolaborasi serta diharapkan mampu mengakselerasi berbagai target bisnis Bank KB Bukopin.
“Komisaris dan direktur yang baru akan mampu memperkuat bisnis bank KB Bukopin kedepannya, sekaligus melakukan fungsi pengawasan, dan rekomendasi untuk kemajuan perseroan,” kata Tom.
Selanjutnya, perubahan susunan pengurus perseroan akan berlaku secara efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan, yang melibatkan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test), serta memenuhi semua ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca juga: ‘Getol’ Digitalisasi, Woo Yeul Lee Leader Bank KB Bukopin Raih Top 100 CEO dari Infobank
Berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi bank KB Bukopin, berdasarkan RUPSLB:
Dewan Komisaris
Dewan Direksi
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More