Jakarta – PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) fokus mengembangkan pinjaman kelompok perkebunan rakyat pada tahun ini.
“Dalam setahun ini, kami memperbaiki hal-hal terkait bisnis kemarin yang belum kokoh, maka kami perkokoh sehingga akan menghasilkan income yang menjadi lebih baik. Fokus yang sekarang ini, pengembangannya ini lebih ke pinjaman kelompok perkebunan rakyat,” kata Yayah Diasmono, Direktur Utama Bank Kalteng, Selasa, 26 Oktober 2021.
Sementara itu, salah satu fokus Bank Kalteng untuk menjaga dan memperkuat pertumbuhan bisnis selama masa pandemi COVID-19 adalah memperbaiki infrastruktur dan mobile banking, serta bekerjasama dengan fintech untuk melayani nasabah. Saat ini, Bank Kalteng lebih menyukai kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kolaborasi dapat menekan cost/capex, tetapi memperoleh hasil optimal,” tambahnya.
Sebagai informasi, Bank Kalteng meraih penghargaan Titanium Trophy atas predikat “sangat bagus” selama 15 tahun berturut-turut (sejak tahun 2006-2020) di ajang 26th Infobank Awards 2021. Pencapaian ini berkat konsistensi Bank Kalteng dalam menorehkan kinerja menawan, menjaga pertumbuhan bisnis dan penerapan prinsip tata kelola atau good corporate governance (GCG) secara optimal. (*) Ayu Utami
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More