Poin Penting
- Bank INA membuka KCP Muara Karang untuk memperkuat akses layanan perbankan bagi UMKM, nasabah ritel, dan segmen komersial di Jakarta Utara
- KCP Muara Karang merupakan relokasi dari KCP Bona Indah dan diarahkan untuk mendekatkan layanan dengan pusat aktivitas ekonomi serta bisnis di kawasan tersebut
- Kinerja Bank INA kuartal I 2026 menguat, dengan laba bersih Rp52,97 miliar atau tumbuh 268,73 persen yoy, kredit Rp14,78 triliun, DPK Rp25,03 triliun, dan aset Rp31,29 triliun.
Jakarta – PT Bank INA Perdana Tbk (Bank INA) memperkuat layanan perbankan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), nasabah ritel, hingga segmen komersial di Jakarta Utara melalui pembukaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Muara Karang.
KCP yang berlokasi di Jl. Muara Karang Raya, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, tersebut merupakan relokasi dari KCP Bona Indah.
Kehadiran jaringan kantor tersebut diarahkan untuk mendekatkan akses layanan perbankan dengan pusat aktivitas ekonomi ritel dan komersial di kawasan Muara Karang.
Direktur Utama Bank INA Henry Koenaifi mengatakan, optimalisasi jaringan kantor dilakukan agar layanan perseroan tetap relevan dengan perkembangan pusat pertumbuhan bisnis di setiap kawasan.
“Kawasan Muara Karang memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, dan didukung oleh ekosistem luas Salim Group, Bank INA hadir untuk menjadi mitra finansial melalui kantor cabang serta keandalan ekosistem digital untuk memudahkan transaksi nasabah kapan saja dan di mana saja,” kata Henry dikutip 27 Agustus 2026.
Baca juga: Bank INA Gandeng Setiabudi IM Perluas Akses Investasi Reksa Dana untuk Nasabah
Berada di kawasan yang dikenal dengan aktivitas bisnis dan kuliner yang cukup padat, KCP Muara Karang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas layanan perbankan bagi masyarakat serta pelaku usaha di sekitarnya.
Pembukaan KCP Muara Karang juga diikuti sejumlah program bagi nasabah yang berlangsung 26 Agustus hingga 30 September 2026.
Program tersebut mencakup hadiah langsung berupa suvenir hingga voucher Indomaret bagi nasabah baru maupun nasabah eksisting yang membuka produk simpanan, seperti Tabungan Tabbizz, giro, dan deposito sesuai ketentuan penempatan dana.
Selain itu, Bank INA menawarkan program deposito dengan suku bunga khusus serta pembebasan biaya sewa Safe Deposit Box (SDB) untuk tahun pertama dengan ketentuan tertentu. Fasilitas SDB tersebut tersedia di KC PIK yang membawahi KCP Muara Karang.
Baca juga: Begini Strategi Bank INA Ekspansi Kredit di Tengah Tantangan Ekonomi
Kinerja Bank INA
Hingga kuartal I 2026, Bank INA mencatat laba bersih Rp52,97 miliar, melesat 268,73 persen year on year (yoy). Kinerja positif perseroan ditopang dari pertumbuhan kredit sebesar 10,35 persen (yoy) jadi Rp14,78 triliun.
Sedangkan Dana pihak ketiga (DPK) berada di posisi Rp25,03 triliun, melonjak 21,51 persen (yoy), dan aset naik 26,69 persen (yoy) menjadi Rp31,29 triliun.
Dari sisi neraca keuangan, Bank INA mampu mencatat lonjakan pendapatan operasional selain bunga sebesar 600,76 persen (yoy), menyentuh Rp104,11 miliar. Pendapatan operasional juga meningkat 58,96 persen (yoy) ke posisi Rp276,64 miliar.
Rasio keuangan perusahaan juga terjaga dengan baik. Masing-masing return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) berada di angka 0,84 persen dan 7,16 persen. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BO/PO) juga terjaga di posisi 88,46 persen. (*)


