Jakarta–PT Bank Harda Internasional Tbk menepis isu yang beredar terkait dengan rencana akuisis oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA). BCA sendiri dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) berniat akan mengakuisisi Bank BUKU 1.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank Harda Internasional Barlian Halim mengatakan, keputusan terkait dengan proses akuisisi merupakan wewenang para pemegang saham. Di mana dirinya telah mengkonfirmasi ke pemegang saham mayoritas bahwa isu tersebut tidaklah benar.
“Itu urusan pemegang saham. Saya sudah konfirmasi ke pemegang saham apakah benar ada pembicaraan itu, dia bilang tidak ada. Dia juga bingung isu itu dari mana. Jadi tidak ada akuisisi oleh BCA,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 17 Mei 2017.
Dia mengungkapkan, Perseroan memang berencana melakukan aksi korporasi pelepasan saham baru untuk penambahan modal pada semester II tahun ini senilai Rp100 miliar yakni melalui skema Hak Memesa Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More