Jakarta–PT Bank Harda Internasional Tbk menepis isu yang beredar terkait dengan rencana akuisis oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA). BCA sendiri dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) berniat akan mengakuisisi Bank BUKU 1.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Bank Harda Internasional Barlian Halim mengatakan, keputusan terkait dengan proses akuisisi merupakan wewenang para pemegang saham. Di mana dirinya telah mengkonfirmasi ke pemegang saham mayoritas bahwa isu tersebut tidaklah benar.
“Itu urusan pemegang saham. Saya sudah konfirmasi ke pemegang saham apakah benar ada pembicaraan itu, dia bilang tidak ada. Dia juga bingung isu itu dari mana. Jadi tidak ada akuisisi oleh BCA,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 17 Mei 2017.
Dia mengungkapkan, Perseroan memang berencana melakukan aksi korporasi pelepasan saham baru untuk penambahan modal pada semester II tahun ini senilai Rp100 miliar yakni melalui skema Hak Memesa Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Eskalasi konflik AS–Israel dengan Iran memicu lonjakan harga minyak, dari sekitar USD65 menjadi… Read More
Poin Penting PINTU meluncurkan program Pintu VIP, layanan premium eksklusif bagi pengguna loyal yang memenuhi… Read More
Poin Penting OJK siapkan penyesuaian aturan RBC seiring rencana penerapan PSAK 117 yang akan mengubah… Read More
Poin Penting PT SMI menawarkan Obligasi Ritel Infrastruktur (ORIS) senilai hingga Rp300 miliar, terbuka untuk… Read More
Poin Penting MNC Life fokus pertumbuhan berkualitas dengan menyeimbangkan ekspansi bisnis, kualitas investasi, dan manajemen… Read More
Poin Penting BBNI setuju melakukan buyback saham Rp905,48 miliaruntuk stabilisasi harga dan fleksibilitas modal Saham… Read More