Poin Penting
- Bank DBS mengalokasikan SGD1 miliar hingga 2034 melalui DBS Foundation untuk mendukung program sosial di seluruh pasar, termasuk Indonesia
- DBS Foundation fokus pada kebutuhan dasar, kesehatan mental, inklusi keuangan dan digital, serta pemberdayaan masyarakat rentan
- Sepanjang 2025, Bank DBS Indonesia menyalurkan pembiayaan berkelanjutan Rp15,6 triliun atau 19,1 persen dari total portofolio pinjaman.
Jakarta – Grup Bank DBS asal Singapura menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem keberlanjutan di bidang sosial melalui DBS Foundation.
Yayasan tersebut berfokus pada pemberdayaan komunitas rentan serta mendukung pengembangan wirausaha sosial di berbagai negara tempat DBS beroperasi, termasuk Indonesia.
Head of Communications Bank DBS Indonesia, Mona Monika, mengatakan bahwa sejak 2024 Grup DBS telah mengalokasikan dana sebesar SGD1 miliar atau sekitar Rp13,89 triliun untuk mendukung berbagai program sosial yang dijalankan DBS Foundation selama 10 tahun ke depan.
“Group DBS Bank yang pusat committed ke DBS Foundation sebesar SGD1 billion, 1 billion for the next 10 years untuk semua market dimana DBS berada, termasuk Indonesia,” terang Mona pada Kamis, 2 Juli 2026.
Baca juga: Lewat Cara Ini, Bank DBS Indonesia Siapkan Lansia Hadapi Era Ageing Population
Menurut Mona, komitmen pendanaan tersebut telah dimulai sejak 2024. Dana itu akan dimanfaatkan DBS Foundation untuk menjalankan berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, DBS Foundation sengaja memfokuskan programnya pada sejumlah tema yang lebih spesifik agar dampak yang dihasilkan dapat diukur secara lebih jelas.
“Tema-tema yang lebih konkret ini supaya kami bisa mengukur pertumbuhan yang sudah kami berikan. Kalau kami ambil banyak tema ESG, akhirnya kami tidak bisa lihat seberapa banyak dampak DBS Foundation sudah seberapa banyak,” jelas Mona.
Adapun sejumlah fokus program DBS Foundation mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, edukasi kesehatan mental, peningkatan inklusi keuangan dan inklusi digital, serta pemberdayaan masyarakat lanjut usia.
Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp15,6 Triliun
Komitmen keberlanjutan Bank DBS Indonesia juga tercermin dari kinerja pembiayaan berkelanjutan. Sepanjang 2025, perseroan telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan senilai Rp15,6 triliun atau setara 19,1 persen dari total portofolio pinjaman.
Secara kumulatif, Bank DBS Indonesia juga telah menyalurkan lebih dari Rp3,8 triliun kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca juga: DBS Sarankan Investor Terapkan Strategi Barbell di Tengah Reli Saham AI dan Ancaman Inflasi
Selain itu, perseroan turut mendukung pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran pinjaman modal kerja bergulir senilai Rp70 miliar.
Sejak 2024, Bank DBS Indonesia juga telah menyalurkan lebih dari SGD18,2 juta atau sekitar Rp253,19 miliar untuk mendukung bisnis berdampak (impact business) dan organisasi nirlaba yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta peningkatan inklusi keuangan. (*) Mohammad Adrianto Sukarso


