Perbankan

Bank BJB Syariah Bidik Pembiayaan Tumbuh 12 Persen di 2025

Jakarta – PT Bank BJB Syariah menargetkan pembiayaan mampu tumbuh double digit di rentang 11 hingga 12 persen di akhir 2025.

Untuk merealisasikan target pembiayaan tersebut memang tak mudah di tengah kondisi yang penuh tantangan saat ini. Namun, berkaca dari capaian kinerja tahun lalu, Bank BJB Syariah optimistis pembiayaan tetap bisa tumbuh double digit di akhir tahun.

“Ya saat ini kalau kita lihat historical itu masih cukup baik, kita masih di atas dua digit pertumbuhannya (2024) dan di tahun ini pun juga kita menargetkan masih di dua digit pembiayaan. Sekitar 11-12 persen baik sektor produktif ataupun konsumtif,” ucap Direktur Bisnis Bank BJB Syariah, Ita Garmeita saat ditemui di Jakarta, 3 Juli 2025.

Jika dirinci, pembiayaan Bank BJB Syariah masih didominasi sektor konsumtif, kemudian disusul sektor produktif. Sedangkan realisasi pembiayaan pada 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 11,59 persen menjadi Rp9,80 triliun. Ini melebihi pertumbuhan kredit industri yang sebesar 10,52 persen.

Hanya saja, kualitas pembiayaan yang disalurkan masih mengalami tekanan. Non Performing Finance (NPF) trennya mengalami kenaikan hingga akhir 2024 yang berada di level 3,65 persen dari posisi tahun sebelumnya 3,35 persen.

Pun demikian dengan NPF dari 1,38 persen menjadi 1,86 persen di 2024. Menjaga kualitas pembiayaan memang menjadi salah satu concern perseroan hingga akhir 2025.

Direktur Utama Bank BJB Syariah, Arief Setyahadi mengatakan, tingkat rasio NPF diharapkan bisa ditekan hingga akhir 2025. Salah satu upayanya adalah dengan menyusun tim taskforce yang didukung oleh kerja sama dengan pihak ketiga, serta karyawan.

Baca juga: Bank BJB Syariah Siapkan IPO pada 2027, Targetkan Tambah Modal Rp1,2 T

“(NPF) untuk saat ini kita di 3,8 persen. Jadi kita harapkan kita reduce terus sekurang-kurangnya target kami harus bisa sampai 2 persen ya minimal di tahun ini,” kata Arief.

“Jadi kita berharap ya kita bilang sih kita harus tumbuh berkualitas, berkesinambungan Bank BJB Syariah adalah rumah kita,” tutupnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

5 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

6 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

6 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

6 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

6 hours ago