Jakarta – Dalam survei “Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2022” yang diadakan Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI) tahun ini, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menjadi salah satu bank dari total 10 bank yang unggul dalam memberikan pelayanan prima bagi nasabah.
Survei tersebut menunjukkan, bank bjb berada di posisi kedua dalam aspek performa terbaik layanan prioritas tahun 2022, dengan meraih skor 87,21%. Ini artinya, bank yang dipimpin oleh Yuddy Renaldi sebagai direktur utama ini mampu meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah demi pengalaman berbank yang lebih baik.
Selain itu, sepanjang tahun 2022, bank bjb pun juga mampu memberikan pelayanan prima dalam performa terbaik satpam, perfoma terbaik customer service, performa terbaik kenyamanan di cabang, pelayanan prima contact center, pelayanan prima e-banking, pelayanan prima digital channel, pelayanan prima walk-in channel, performa terbaik mobile banking, performa terbaik sms banking, performa terbaik di cabang prioritas, performa terbaik staf prioritas, dan performa terbaik opening account via website.
Sebagai informasi, bank bjb selalu berkomitmen dan konsisten memberikan layanan komprehensif bagi nasabah. Bank bjb pun telah memiliki layanan perbankan yang memudahkan nasabah mendapatkan akses keuangan, antara lain bjb BISA, Safe Deposit Box, kartu kredit, kiriman uang, mobile edukasi – KCP Mobile, Weekend Banking, bjb Call, E-Tax, bjb Edupay, E-Samsat, Pengaduan Nasabah, Tagihan Air Minum dan Asset Buy Asset Sell. (*) Steven
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More