News Update

Bank Banten Dukung BI Dalam Implementasi GPN

Cilegon – PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk (Bank Banten) mendukung program Pemerintah Provinsi Banten dan program dari Pemerintah Pusat melalui para regulator. Pada kesempatan kali ini Bank Banten bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menggelar acara Festival Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Cilegon (15/9).

Acara yang dihadiri oleh Plt. Walikota Cilegon Edi Ariyadi, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Rahmat Hernowo dan Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Sistem Layanan dan Administrasi Erry P.Suryanto, bertujuan untuk mengkampanyekan penggunaan kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

“Kini masyarakat dapat menikmati kemudahan transaksi dengan biaya adminstrasi yang lebih murah.” Ujar Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa melalui keterangan resminya yang diterima, Selasa 18 September 2018.

Baca juga: Bank Banten Jalin Kemitraan Strategis Dengan Pemkab Tangerang

Selain dilakukan penukaran kartu dan sosialisasi penggunaan kartu GPN, kegiatan juga akan diramaikan dengan kegiatan bazar kuliner UMKM, fun walk, dan hiburan. Dengan menggunakan kartu berlogo GPN diharapkan masyarakat mendapatkan kemudahan untuk melakukan transaksi pembayaran pada seluruh kanal pembayaran (EDC) yang tersedia. Sebab, kartu dengan logo GPN, memiliki keamanan data lebih terjaga karena seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik (ATM Bersama, Prima, Alto, dan Link).

Adanya program GPN ini merupakan upaya dalam menggerakkan program Nasional non Tunai (GNNT) dan pengembangan perdagangan nasional berbasis elektronik.

“Kita harapkan sinergi antara pemerintah, regulator, dan perbankan dapat saling mendukung guna mengangkat kesejahteraan masyarakat Provinsi Banten,”tutur Fahmi.

Pemakaian kartu berlogo GPN memiliki banyak keuntungan, beberapa diantaranya adalah sistem keamanan yang semakin terkontrol, bebas biaya transaksi di Merchant, dan bebas melakukan transaksi di semua kanal EDC. (Dicky F Maulana)

Suheriadi

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

3 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago