Bancassurance
Jakarta – Bancassurance kini menjadi salah satu jalur pemasaran andalan asuransi. Pasalnya, tidak sedikit asuransi jiwa yang pendapatan preminya didongkrak oleh kanal bancassurance yang makin hari kian seksi.
PT Capital Life Indonesia (Capital Life), adalah salah satunya. Antony Japari, CEO Capital Life mengaku, sekitar 99% dari pendapatan preminya berasal dari bancassurance. Saat ini, mintra bancassurance Capital Life adalah Captive-nya, yakni Bank Capital. Dari jumlah tersebut, perolehan premi didomiasi oleh unit link dengan porsi mencapai 56% dari total premi bancassurance. Antony berkilah, mungkin karena imbal hasil yang ditawarkan cukup menarik sehingga produk ini makin diminati.
Untuk mendorong perolehan premi melalui bancassurance, Capital Life telah bersiap untuk menggandeng 2 bank lagi. “Sebelumnya kami sudah bekerja sama dengan 12 bank, 11 bank kerjasama untuk asuransi jiwa kredit, dan 1 bank, yakni dengan Bank Capital kerjasama bancassurance. Dua bank nantinya akan fokus kerjasama untuk bancassurance. Dan kami akan menjual produk-produk seperti dengan Bank Capital” jelas Antony.
Hingga Juni 2018, pendapatan premi Capital Life telah mencapai Rp3,7 triliun dari target yang dipasangnya sebesar Rp6,5 triliun. “Kami optimis dengan kerjasama yang akan kami jalin, baik dengan MNC Finance maupun dua bank lagi di semester dua ini, sehingga kami berani mervisi target premi menjadi Rp7 triliun pada akhir 2018 nanti” ujar Antony.
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More