Poin Penting
- AXA Mandiri mengedukasi ratusan siswa SMAN 3 Jakarta mengenai literasi keuangan dan kesehatan mental dalam rangka Hari Anak Nasional
- Program ini membekali pelajar dengan keterampilan mengelola keuangan, menabung, serta menjaga kesehatan mental sejak dini
- AXA Mandiri berharap edukasi ini dapat mencetak generasi muda yang lebih cermat, sehat, dan mandiri menghadapi masa depan.
Jakarta – Tingkat literasi keuangan di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan di Indonesia, di tengah semakin mudahnya akses terhadap transaksi digital dan meningkatnya perilaku konsumtif.
Untuk mendorong lahirnya generasi yang lebih cakap mengelola keuangan sekaligus tangguh secara mental, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menggelar edukasi literasi keuangan dan kesehatan mental bagi ratusan siswa SMA Negeri 3 Jakarta dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Mengusung tema “Lebih Cermat, Lebih Sehat, Lebih Mandiri”, para siswa mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya mengelola keuangan sejak usia dini di tengah meningkatnya kemudahan transaksi digital dan beragam pilihan konsumsi.
Dalam sesi literasi keuangan, peserta diajak memahami cara menyusun prioritas kebutuhan, mengelola uang saku secara bijak, membangun kebiasaan menabung, hingga mengenal dasar-dasar perencanaan keuangan untuk mencapai tujuan di masa depan.
Baca juga: AXA Mandiri Soroti Kemudahan Klaim Digital dan Express Claim
Di sisi lain, AXA Mandiri juga memberikan edukasi mengenai kesehatan mental, mulai dari cara mengenali stres, menjaga keseimbangan emosi, hingga pentingnya mencari bantuan ketika menghadapi tekanan yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan diri.
Chief Human Capital Officer AXA Mandiri, Elisabeth Evaty Dewi, menilai masa remaja merupakan fase yang tepat untuk membangun kebiasaan keuangan yang sehat sekaligus memperkuat kesehatan mental sebagai fondasi menghadapi masa depan.
“Masa remaja merupakan waktu yang tepat untuk mulai membangun kebiasaan keuangan yang sehat. Kemampuan mengelola uang bukan hanya tentang menabung, tetapi juga tentang belajar membuat keputusan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta merencanakan masa depan sejak dini,” jelas Elisabeth dikutip 27 Juli 2026.
Semakin awal kebiasaan tersebut dibentuk, lanjut Elisabeth, semakin besar manfaat yang dapat dirasakan ketika mereka memasuki dunia pendidikan tinggi maupun dunia kerja. Di saat yang sama, kesehatan mental yang baik menjadi fondasi penting agar generasi muda dapat berkembang secara optimal dan mewujudkan potensi terbaiknya.
“Melalui kegiatan ini, AXA Mandiri berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih tangguh, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar Elisabeth.
Tak hanya memberikan materi edukasi, puluhan karyawan AXA Mandiri juga terlibat sebagai sukarelawan dalam kegiatan tersebut.
Mereka mengajak para siswa belajar literasi keuangan melalui permainan monopoli interaktif yang dirancang agar proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan sekaligus mudah dipahami.
Baca juga: Gandeng RS Hermina, AXA Mandiri Tingkatkan Kepastian Biaya Perawatan Nasabah
Melalui pendekatan tersebut, AXA Mandiri berharap peserta dapat memahami pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.
Sementara pada sesi kesehatan mental, para siswa didorong untuk menyadari bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik, termasuk mengenali tanda-tanda tekanan psikologis serta membangun kemampuan menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari. (*)


