Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (16/6) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka turun pada level 7.158,90, namun setelahnya pasar saham kembali bergerak hijau atau naik 0,11 persen ke posisi 7.174,30.
Berdasarkan statistik RTI Business pada pasar saham perdagangan hari ini, sebanyak 422,86 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 41 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp379,48 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 137 saham terkoreksi, sebanyak 181 saham menguat dan sebanyak 272 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Uji Level 7.263-7.355, Saham BBCA hingga UNVR Direkomendasikan Cuan
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi melanjutkan pelemahan dalam rentang 7.000-7.081.
“Ada kemungkinan IHSG melanjutkan pelemahan menuju MA20 di 7.081 sampai dengan angka psikologis 7.000. Dynamic support MA50 di 6.909 diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 16 Juni 2025.
Hal itu disebabkan oleh IHSG pada perdagangan Jumat lalu (13/6) ditutup dengan mengalami pelemahan sebanyak 38,30 poin atau turun 0,53 persen di level 7.166,06.
Baca juga: 5 Saham Pendorong IHSG Sepekan, Ada BRMS hingga BBCA
Sementara, secara keseluruhan pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan mengalami koreksi lebih lanjut. Hal ini diakibatkan ketegangan geopolitik Amerika Serikat (AS)–Iran yang berkelanjutan dan ketidakpastian hasil negosiasi dagang global menjelang tenggat 9 Juli dan kenaikan harga minyak yang menambah tekanan pada sentimen pasar.
Lalu, adanya pelemahan di sejumlah harga komoditas diperkirakan dapat membebani sektor-sektor terkait di pasar domestik. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More