Ilustrasi: Cadangan devisa. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimis revisi Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) yang mewajibkan eksportir yang memarkir dananya di sistem keuangan domestik sebesar 100 persen akan memberikan tambahan ke cadangan devisa Indonesia.
Airlangga menjelaskan potensi tersebut bisa mencapai USD90 miliar, dengan penempatan dana DHE SDA diwajibkan minimal satu tahun di dalam negeri.
“Ada (potensi), bisa sampai di atas USD90 miliar,” kata Airlangga di Kantornya, Selasa, 21 Januari 2025.
Baca juga: Siap-siap! Eksportir Wajib Parkir 100 Persen DHE SDA di RI Selama Setahun
Saat ini, aturan yang berlaku dalam PP Nomor 36 Tahun 2023 tentang Devisa Hasil Ekspor, di mana eksportir diwajibkan menyimpan DHE SDA paling sedikit 30 persen dalam sistem keuangan Indonesia dengan minimal jangka waktu 3 dan 6 bulan.
Airlangga menyebut pihaknya juga sudah berbicara dengan para pelaku usaha atau eksportir terkait aturan baru ini. Airlangga mengklaim, para eksportir tersebut tidak menolak aturan terbaru soal DHE SDA sama sekali.
Baca juga: Menko Airlangga Optimis Ekonomi RI Tetap Kuat Meski Proyeksi Bank Dunia Stagnan
“Tidak ada (penolakan), kami sudah komunikasi dengan seluruh stakeholder,” ungkapnya.
Sebagai informasi, hingga akhir 2024 posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD155,7 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan pada akhir November 2024 sebesar USD150,2 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More