Keuangan

Asuransi Simas Jiwa Incar Premi Rp17 Triliun di 2018

Jakarta — PT Asuransi Simas Jiwa membidik perolehan premi hingga sebesar Rp17 triliun di 2018. Jumlah tersebut tumbuh 15 persen dibandingkan target akhir tahun ini yang dipatok sebesar Rp15 triliun.

“Pencapaian tahun depan sekitar Rp17 triliun, kita dorong dengan tiga kanal distribusi utama yaitu bancassurance, digital insurance dan direct sales,” kata Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa I.J. Soegeng Wibowo di Jakarta, Rabu, 25 Oktober 2017.

Dalam mendorong target tersebut, perusahaan sendiri telah melakukan berbagai strategi, salah satunya membentuk kanal distribusi digital insurance yang berupa apiikasi “klikasuransiku.com”.

Klikasuransiku.com dapat diakses melalui website klikasuransiku.com serta dapat diunduh melalui Iayanan playstore di perangkat android yang terdapat di smartphone.

Di dalam aplikasi ini  disediakan 14 produk asuransi yang dibutuhkan masyarakat, seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi kecelakaan. “Selanjutnya ke depan akan ada lebih dari 40 produk asuransi yang dijual melalui klikasuransi.com,” jelas Soegeng. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

27 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago