Bancassurance; Kerja sama Tokio Marine dan Bank Victoria. (Foto: Istimewa)
Jakarta–PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (TMLI) dan PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria) menandatangani perjanjian kerja sama untuk memasarkan produk VIP Home dalam pola bisnis bancassurance.
Asuransi ini adalah asuransi jiwa kredit yang memungkinkan ahli waris dapat melunasi kewajiban utangnya. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama TMLI Tham Chee Kon dan Direktur Utama Bank Victoria Daniel Budirahayu.
“Penting bagi kita untuk mencari mitra yang tepat dan solid untuk bekerjasama dengan Bank Victoria memberikan layanan dan fasilitas yang terbaik bagi nasabah kami,”sebut Daniel dalam siaran pers, Rabu, 21 Oktober 2015.
VIP Home, sebut Daniel, merupakan produk asuransi jiwa kredit yang memberikan manfaat asuransi berupa pembayaran sisa hutang pokok apabila tertanggung atau debitur meninggal dunia dalam masa asuransi atau masa pinjaman. Dengan manfaat ini, tambahnya, ahli waris dari debit0r-debitor VIP Home terjamin dapat melunasi kewajiban utangnya apabila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.
“Kami berharap dengan adanya produk VIP Home ini, kami dapat menyediakan alternatif produk asuransi jiwa kredit bagi nasabah Bank Victoria dengan memberikan perlindungan yang maksimal” tambah Tham Chee Kong di tempat sama. (*) Gina Maftuhah
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More