Keuangan

Asuransi Cakrawala Proteksi Optimis Pada 2018

Jakarta – PT Asuransi Cakrawala Proteksi optimis akan melanjutkan pertumbuhan positif pada 2018.

Menurut Nicolaus Prawiro, Wakil Direktur Utama PT Cakrawala Proteksi Indonesia, tahun 2018 ini perusahaan optimis menargetkan pertumbuhan premi hingga 20% atau senilai Rp1,2 triliun.

Tahun 2017 lalu, total pendapatan premi neto 45,83% secara year on year (yoy) menjadi Rp437,572 juta dari sebelumnya pada akhir 2016 sebesar Rp300,052.

“Di tengah persaingan yang ketat, kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada pemegang polis dan berusaha memperluas titik pelayanan dan menambah cabang” Nicolaus Prawiro kepada Infobanknews.com.

Secara dirinci, total premi bruto dibukukan bertumbuh 26,83% di akhir 2017 menjadi Rp838,787 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp661,301 juta. Sedangkan untuk premi reasuransi naik 11,06% (yoy) menjadi Rp401,215 juta dari sebelumnya Rp 361,249 juta di tahun 2016 lalu.

Baca juga: Pelaku Bisnis Butuh Stabilitas

Tak hanya pendapatan underwriting yang mengaalami kenaikan, beban underwriting perusahaan juga ikut naik di 2017.

Adapun jumlah beban klaim underwriting perusahaan di periode 2017 naik 98,55% secara year on year menjadi Rp110,170 juta dari sebelumnya Rp55,485 juta di 2016. Yang dorong oleh kenaikan klaim bruto yang naik 52,88% menjadi Rp168,683 juta dari Rp110,336 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan hal tersebut, secara total, pendapatan underwriting bersih dibukukan sebesar Rp224,842, atau naik 32,04% dari periode sebelumnya yaitu sebesar Rp170,279.

Sementara, Dobias Iskandar yang menjabat Komoisaris Cakrawala Proteksi menambahkan bahwa kinerja perusahaannya juga tak lepas dari kondisi eksternal yang cukup baik. “Pertumbuhan yang sangat baik di perusahaan kami tidak lepas dari kerja keras manajemen dan perkembangan sektor riil yang didukung oleh stabilitas ekonomi makro, politik, dan keamanan,” pungkasnya.(*)

Risca Vilana

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

16 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

17 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

17 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

20 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

21 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

21 hours ago