News Update

Asumsi Kurs RAPBN 2020 dinilai Masih Realistis

Jakarta — Asumsi nilai tukar Rupiah yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2020 pada kisaran Rp14.000/US$ hingga Rp15.000/US$ dinilai masih realistis.

Hal tersebut disampaikan oleh Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Piter Abdullah saat dihubungi oleh infobanknews.com di Jakarta. Walau begitu, menurutnya beberapa sentimen negatif masih menghantui pergerakan Rupiah pada tahun mendatang.

“Asumsi nilai tukar di kisaran 14.000/US$ sampai Rp15.000/US$ pada tahun 2020 masih realistis. Namun perang dagang masih akan menghantui perekonomian global,” kata Piter di Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.

Menurutnya memanasnya suhu perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok masih harus terus diwaspadai oleh Pemerintah.

Tak hanya itu, arah kebijaan Bank Sentral AS (The Fed) juga dinilai masih menghantui pergerakan nilai tukar mata uang Garuda. Pasalnya, dinamika perang dagang diprediksi akan berkaitan erat dengan arah kebijakan The Fed.

“Tekanan terhadap rupiah lebih disebabkan oleh arah kebijakan The Fed yang secara langsung akan merespon dinamika perekonomian AS yang terdampak oleh perang dagang,” tambah Piter.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani telah memaparkan asumsi makro pada tahun 2020 mendatang kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sebagai informasi, berikut asumsi-asumsi makro dalam RAPBN 2020 yang telah diusulkan Pemerintah:

+ Pertumbuhan Ekonomi: 5,3-5,6 persen

+ Inflasi: 2-4 persen

+ Tingkat suku bunga SPN 3 Bulan: 5-5,6 persen

+ Nilai Tukar Rupiah: Rp 14.000-Rp 15.000

+ Harga minyak mentah: 60-70 dolar AS per barel

+ Lifting Minyak Bumi : 695-840 ribu barel per hari. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

5 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

5 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

6 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

7 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

8 hours ago