Asing Kembali Agresif Net Buy, Ini 5 Saham Paling Banyak Diborong

Jakarta – Aliran dana asing terlihat telah kembali masuk ke Indonesia. Net foreign buy pada perdagangan Senin, 17 Februari 2025 tercatat hingga Rp975 miliar. 

Kembali diborongnya saham-saham perusahaan dengan kapitalisasi pasar jumbo di Indonesia itu terjadi setelah net foreign sell secara year-to-date (ytd) tercatat mencapai Rp10,3 triliun.

Baca juga: Bos BRI Ungkap Strategi untuk Menjaga Soliditas Meski Harga Saham Turun

Ada lima saham terbanyak yang kembali diborong oleh investor asing berdasarkan data Stockbit, antara lain:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp371,65 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp217,41 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp162,84 miliar
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp162,20 miliar
  • PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp60,73 miliar.

Dengan kembali masuknya investor asing, sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 17 Februari 2025 yang ditutup meningjat ke posisi 6.830,88 dari dibuka pada level 6.638,45 atau mengalami penguatan hingga 2,90 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 192 saham terkoreksi, 411 saham menguat, dan 189 tetap tidak berubah. 

Baca juga: Indeks Infobank15 Bergerak Positif, Intip Daftar Saham Bank yang Melesat

Lalu, tercatat sebanyak 19,37 miliar saham diperdagangkan dengan 1,39 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,58 triliun.

Adapun, seluruh indeks dalam negeri turut bergerak menguat, dengan IDX30 naik 3,20 persen menjadi 413,58, LQ45 meningkat 3,11 persen menjadi 796,45, Sri-Kehati menguat 3,25 persen menjadi 365,35, dan JII naik 2,43 persen menjadi 457,07. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

10 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

15 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

18 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

23 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

23 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

1 day ago