Poin Penting
- Investor asing kembali mencatat net foreign buy Rp1,22 triliun pada perdagangan 16 Juli 2026, seiring IHSG menguat 1,10 persen ke level 6.108,20.
- Penguatan IHSG ditopang saham-saham besar seperti ASII, BMRI, BBCA, AMMN, dan BBRI yang menjadi kontributor utama kenaikan indeks.
- Meski terjadi pembelian bersih harian, secara year-to-date investor asing masih mencatat net foreign sell sebesar Rp76,35 triliun di pasar saham Indonesia.
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) mencatat dana investor asing kembali masuk ke pasar saham Indonesia. Ini tercermin dari net foreign buy pada perdagangan Kamis (16/7) senilai Rp1,22 triliun.
Aksi asing borong saham ini sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami kenaikan 1,10 persen ke posisi 6.108,20 dari dibuka pada level 6.041,97.
Baca juga: Saham Masuk Kategori HSC Bertambah, Apa Dampaknya bagi Investor?
5 Saham Paling Banyak Diborong Asing
Adapun, berdasarkan statistik BEI, penguatan IHSG tersebut ditopang oleh lima saham teratas, di antaranya adalah:
- PT Astra International Tbk (ASII) memberikan 10,18 poin ke IHSG
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menambah 8,98 poin
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang 8,82 poin
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memberikan 6,74 poin
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menambah 4,38 poin.
Di sisi lain, pasar saham Indonesia masih mencatat arus investor asing yang keluar atau net foreign sell sejak awal tahun atau year-to-date (ytd) senilai Rp76,35 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama


