Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono. (Foto: istimewa)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan signifikan pada aset industri dana pensiun hingga November 2024.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyebut total aset dana pensiun meningkat 9,10 persen secara year on year (yoy).
“Aset dana pensiun mencapai Rp501,25 triliun hingga November 2024,” ujarnya dalam Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan yang disampaikan secara virtual pada Selasa, 7 Januari 2025.
Kenaikan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap program pensiun sebagai instrumen untuk mempersiapkan masa depan.
Baca juga: Aset Industri Asuransi Capai Rp1.126,93 Triliun di November 2024, Naik 2,20 Persen
Baca juga: Catat! Usia Pensiun Pekerja jadi 59 Tahun Mulai 2025
Lebih lanjut, Ogi menjelaskan, pertumbuhan terbesar terlihat pada program pensiun wajib, dengan total aset mencapai Rp1.121,88 triliun atau tumbuh 10,74 persen yoy. Program ini menunjukkan peran vital dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, program pensiun sukarela mencatat total aset sebesar Rp379,36 triliun, tumbuh 4,50 persen yoy.
Walaupun pertumbuhannya lebih moderat, program ini tetap menjadi pilihan penting bagi pekerja yang ingin meningkatkan manfaat pensiun mereka di luar program wajib.
“Di sisi lain, sektor perusahaan penjaminan mengalami kontraksi aset sebesar 0,73 persenyoy, dengan total aset mencapai Rp46,68 triliun,” imbuh Ogi. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More