Jakarta–PT Asuransi Ase (Asei) optimis menyambut tahun ini dengan mencanangkan target pertumbuhan premi hingga 60-75 persen. Hal ini seiring masih positifnya kondisi perekonomian dalam negeri, sehingga mendorong indutri asuransi ke depan tetap pada jalurnya.
“Kita target produksi premi kita bisa tumbuh 60-75 persen,” kata Plt Direktur Utama Asei, Riduan Simanjuntak di Jakarta, Selasa, 7 Februari 2017.
Riduan mengatakan, tahun lalu total premi yang dibukukan Asei sekitar Rp500 miliar. Untuk menggenjot pertumbuhan premi tahun ini, lanjutnya, pihak Asei akan menggenjot sinergi dengan bank-bank dan juga perusahaan BUMN.
“Selain itu kita juga bekerja sama dengan pihak Kementeerian dalam melakukan pelatihan-pelatihan kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mendorong perkembangan ekspor,” jelasnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More