Ilustrasi - Pasar modal Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Aliran dana investor asing kembali mengalir ke pasar saham Indonesia, tecermin dari pencatatan Net Foreign Buy pada perdagangan Kamis, 15 Mei 2025, senilai Rp1,65 triliun.
Sebagian besar dana asing tersebut mengalir ke saham-saham sektor keuangan, khususnya perbankan dengan kapitalisasi pasar besar.
Baca juga: Net Buy Asing Berpeluang Berlanjut, Ini Faktor Pendukungnya
Berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, lima saham yang paling banyak diborong oleh investor asing adalah sebagai berikut:
Hal itu juga sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada perdagangan kemarin, Kamis, 15 Mei 2025, kembali ditutup bertahan di zona hijau ke posisi 7.040,16 setelah dibuka pada level 6.979,88 atau menguat 0,86 persen.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Hijau ke Level 7.091
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat 257 saham mengalami koreksi, 345 saham menguat, dan 208 stagnan. Sebanyak 36,58 miliar saham diperdagangkan dengan 1,51 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi mencapai Rp16,94 triliun.
Adapun seluruh indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan IDX30 menguat 1,47 persen menjadi 414,70, LQ45 meningkat 1,19 persen menjadi 796,42, Sri-Kehati naik 2,27 persen menjadi 371,68, dan JII menguat 0,41 persen menjadi 469,84. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More