Jakarta–Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menggandeng Kamar Dagang (Kadin) Indonesia dan juga Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) dalam meningkatkan pemberian pembiayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Hal tersebut direalisasikan melalui penandatangan MoU Pengembangan Pembiayaan UMKM di Jakarta, Senin, 14 Agustus 2017. Ketua Umum APPI, Suwandi Wiratno berharap, dengan adanya kesepakatan kerjasama ini dapat menumbuhkan angka pembiayaan pada sektor produktif atau UMKM.
“Tujuannya adalah agar perusahaan pembiayaan bisa memanfaatkan kerja sama ini untuk meningkatkan pembiayaan sektor produktif khususnya UMKM. Saya melihat potensi UMKM ada di Anggota Kadin dan APPI potensinya sangat besar,” tuturnya di Hotel JS Luwansa.
Dirinya menambahkan, penyaluran pembiayaan sektor produktif dapat dilakukan melalui penyaluran pembiayaan investasi maupun modal kerja kepada sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More