Ditemui di kesempatan yang sama, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani juga mendukung kerjasama ini dan dirinya berharap ke depannya sektor UMKM dapat lebih menerima pembiayaan dari berbagai sektor bukan hanya perbankaan.
“Ini merupakan terobosan dalam rangka mengembangkan UMKM, Diharapkan jumlah pembiayaan ke UMKM ini bisa meningkat. Dan melalui MoU ini bisa menjadi jembatan UMKM untuk masuk ke lembaga formal,” jelas Rosan.
Baca juga: APPI Anggap Kasus Arjuna dan Bima Tidak Berdampak Sistemik
Deputi komisioner Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 1 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edy Setiadi juga menyambut baik kerja sama tersebut. Dirinya menilai potensi UMKM nasional cukup besar bila diberdayakan dengan baik.
“UMKM telah berkontribusi sekitar 60 persen dari PDB. Selain itu, penandatangan ini memberikan pesan yg penting sebagai wujud program inklusif keuangan,” tambah Edy. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More
Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More