Bandung – Komite Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Octavianus Budiyanto, optimis pasar modal Indonesia bisa tetap tumbuh tahun ini.
Bangkitnya harga komoditas, masuknya momen Pilkada serentak, serta Asian Games disebut-sebut menjadi bagian dari faktor pendorong tumbuhnya pasar modal pada 2018.
“Per Januari (2018) ini saja kita lihat emiten-emiten berbasis tambang terutama batu bara lonjakannya bagus,” kata Octavianus
diacara Market Outlook & Sharing Session di Lembang, Bandung Barat, Jumat, 20 Januari 2018.
Komoditas, lanjut pria yang akrab disapa Oki, itu masih akan menjadi driver pergerakan Indeks harga saham gabungan (IHSG).
Dari sisi makro, inflasi stabil menurutnya positif untuk membantu pertumbuhan ekonomi. Tantangan hanya akan datang dari potensi bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, yang akan menaikkan level suku bunga acuannya sekali lagi pada tahun ini.
“Perbaikan ekonomi akan mengangkat harga batu bara sejalan kenaikan harga minyak. China sebagai buyer terbesar kebutuhan batu baranya juga meningkat,” jelas Oki.
Disisi lain terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah serentak yang akan terjadi tahun ini, Oki berharap dampaknya positif terhadap meningkatnya konsumsi masyarakat.
Begitu juga dengan hajatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Sebagai tuan rumah, Indonesia melakukan investasi untuk pagelaran tersebut dan ribuan tamu asing berdatangan. “Seharusnya positif. Ada perputaran uang yang lebih besar jadi konsumsi naik,” tegasnya.
Faktor rating Indonesia yang sudah Investment Grade ditambah mulai banyaknya realisasi dari program pembangunan infrastruktur juga akan menjadi faktor positif meningkatnya iklim investasi di pasar modal Indonesia pada 2018. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More