Keuangan

Antisipasi Nasabah Gagal Bayar, Ini yang Dilakukan Honest

Jakarta – Fenomena gagal bayar (galbay) kerap menghampiri generasi muda, akibat berbagai alasan seperti minimnya literasi produk pembiayaan, gaya hidup hedonisme, atau karena kelalaian mengatur keuangan. PT Honest Financial Technologies (Honest), menjelaskan cara mereka untuk mencegah terjadinya peristiwa ini.

Honest sendiri merupakan perusahaan financial technology (fintech) yang mendapat izin mengeluarkan kartu kredit dan memberi pinjaman.

Panji Puntadewa, Head of Operations Honest, menjelaskan ekosistem Honest mengedepankan agar nasabah tidak galbay.

Misalnya, dengan membatasi limit pinjaman dari nasabah. Dengan demikian, pengguna kartu kredit Honest tidak menggunakan pinjaman tersebut melebihi kapabilitas mereka dalam membayar kredit.

Baca juga: Begini Strategi Home Credit untuk Antisipasi Gagal Bayar

“Nasabah-nasabah ini tidak siap dengan fasilitas limit yang diberikan, dan akhirnya tidak ada kemampuan untuk melakukan pembayaran kembali. Jadi, kami berusaha untuk mencegah hal tersebut dengan memberikan limit yang konservatif,” ujar Panji di Jakarta, Selasa, 27 Mei 2025.

Dan seiring dengan waktu, kata Panji, Honest akan mempelajari pola pemakaian kartu kredit dari nasabah mereka. Jika pengguna kartu kredit bisa melakukan pembayaran tepat waktu, pihak Honest akan menaikkan limit mereka secara otomatis, tanpa diminta nasabah.

Fitur Honest lain yang dinilai membantu mengurangi potensi galbay adalah dengan mengembalikan biaya administrasi ke nasabah, selama mereka menepati waktu pembayaran utang kartu kredit.

“Khusus untuk nasabah-nasabah pemegang kartu yang kemudian melakukan pembayaran tagihan secara penuh dan tepat waktu, maka biaya admin bulanan ini yang juga akan kami refund secara full,” katanya.

Panji menyebut, pihaknya sudah mengakumulasikan uang sebesar Rp20,1 miliar dari biaya admin, yang dikembalikan ke pemegang kartu, alih-alih menjadi profit perusahaan.

Baca juga: Daya Beli Loyo, OCBC Pede Bisnis Kartu Kredit Tetap Laris Manis

Berkait hal tersebut, terhitung sejak Agustus 2024 hingga Mei 2025, tingkat galbay kartu kredit Honest turun 24 persen. Panji juga menyebut non-performing financing (NPF) kartu kredit juga berada di bawah 5 persen, meskipun ia tidak spesifik menyebutkan berapa.

“Mengenai NPF, saya nggak bisa disclose angkanya. Tapi yang jelas, kami melihat ada perbaikan yang cukup signifikan dari angka NPF kami, dibandingkan mungkin dari setahun sebelumnya,” tukasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

10 mins ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

6 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

8 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

13 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

14 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

15 hours ago