Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo (Foto : M.Ibrahim)
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 16 Mei 2025, memutuskan untuk menunjuk Anggoro Eko Cahyo menjadi Direktur Utama.
Anggoro saat ini tengah menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan sejak Februari 2021. Penunjukan ini mematahkan kabar yang beredar, sebab nama Anggoro tidak masuk dalam bursa untuk menduduki kursi Direktur Utama BSI.
Sebelumnya, terdapat tiga nama kandidat yang bakal menjadi BSI 1 yakni, Bob Tyasika Ananta yang saat ini menjabat sebagai Plt Dirut BSI. Masih dari internal BSI, muncul nama Zaidan Novari yang saat ini juga aktif mengisi posisi Direktur Wholesale Transaction Banking BSI. Sedangkan kandidat lain yang berasal dari eksternal perseroan adalah Sunarso yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama BRI.
Baca juga: Ada Tiga Nama Calon Dirut BSI yang Mencuat Jelang RUPS, Siapa Saja?
Adapun Anggoro akan menggantikan posisi Hery Gunardi yang telah mendapatkan penugasan baru sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)
Bankir andal jebolan BNI ini tercatat telah meniti karier cukup lama di bank berpelat merah tersebut dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Direktur Utama BNI pada 2020 lalu. Sebelumnya, Anggoro juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan BNI periode 2018-2020dan Direktur Bisnis Konsumer BNI pada 2015-2018.
Baca juga: BSI Sepakat Bagikan Dividen Rp1,05 Triliun atau Rp22,78 per Saham
Diketahui, Anggoro juga sempat menduduki jabatan Pemimpin Kantor Wilayah Jakarta Kota BNI (2010-2011), Pemimpin Wilayah Jakarta BSD BNI (Mei-Agustus 2011), Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan BNI (2011–2012), hingga Pemimpin Divisi Human Capital BNI (2012–2015).
Anggoro juga tercatat pernah menjabat sebagai Ketua (ASPI) Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia yang juga merupakan Lembaga Standar dalam Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Dia juga menjabat Ikatan Bankir Indonesia (IBI) sebagai Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Advokasi.
Ia menamatkan pendidikan sarjananya pada jurusan Teknik dan Manajemen Industri di Institut Teknologi Indonesia (ITI), kemudian melanjutkan Magister Agribisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Berdasarkan hasil RUPST hari ini, berikut susunan dewan komisaris dan direksi BSI yang baru:
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More