Nasional

Anggaran PUPR di IKN Capai Rp68,8 triliun

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN berkomitmen untuk membangun sarana dan prasarana di IKK. Anggaran PUPR di IKN dikabarkan mencapai Rp68,8 triliun.

Kasatgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Danis Sumadilaga mengatakan, anggaran PUPR di IKN ini diantaranya digunakan ke dalam 89 paket pekerjaan konstruksi. Progres pembangunan Batch I di IKN sendiri sudah mencapai sebesar 74 persen dengan total pagu sebesar Rp24,84 triliun. Anggaran ini didistribusikan ke dalam 40 paket pekerjaan konstruksi.

Baca juga:IIF Ungkap Sederet Tantangan dalam Pembangunan IKN

Sementara itu, proses Pembangunan untuk Batch II realisasinya sudah mencapai 23 persen dengan total pagu terkontrak Rp43,7 triliun. Anggaran PUPR di IKN untuk batch II ini didistribusikan ke dalam 49 paket pekerjaan konstruksi.


Pembangunan saranan dan prasarana dasar di IKN ini terdiri dari pembangunan Istana Negara dan lapangan upacara dengan progres 56,37 persen. Pembangunan juga dilakukan untuk kawasan perkantoran, hunian, tempat ibadah, bendungan, sistem dan jaringan air minum, sanitasi serta juga pembangunan jalan tol.

Baca juga: IKN Bakal Groundbreaking Tahap 5 Pekan Ini, Simak Bocoran Proyeknya

Sebagai informasi, berdasarkan Rencana Induk IKN implementasi pembangunan IKN pada Tahap 1 tahun 2022-2024 dibagi ke dalam tiga alur kerja besar, yaitu pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan ekonomi. Pada tahap 1 ini, dibangun perumahan untuk ASN, TNI, Polri dan BIN, sarana peribadatan, pasar, serta fasilitas lainnya. Selanjutnya akan dibangun fasilitas litbang, perguruan tinggi kelas dunia, lembaga pendidikan sepanjang hayat, pusat inovasi, fasilitas kesehatan, dan rumah sakit internasional.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

7 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

23 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

55 mins ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

1 hour ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago