Poin Penting
- Realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp55,34 triliun per Maret 2026.
- Jumlah penerima MBG tembus 61,8 juta orang, didominasi siswa.
- Pemerintah pastikan program berlanjut dengan fokus efisiensi dan perbaikan sistem.
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan program tersebut akan terus berjalan.
“Program MBG (akan) jalan terus. Lalu, SPPG, dan sebagainya, seperti yang Anda sudah ketahui semua, ini program yang (akan) terus berjalan,” paparnya di Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa, 5 Maret 2026.
Per Maret 2026, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penyaluran MBG sudah mencapai Rp55,34 triliun. Angka tersebut sudah mencapai 16,5 persen dari total pagu yang ditentukan di 2026, yakni sebesar Rp335 triliun.
Baca juga: Purbaya Semringah Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen: Kita Sudah Bisa Lepas dari Kutukan
Realisasi anggaran tersebut tumbuh 41,99 persen secara tahunan. Hingga triwulan I 2026, jumlah penerima MBG mencapai 61,8 juta orang.
Sebanyak 49,5 juta penerima berasal dari kalangan siswa, sementara 12,3 juta lainnya merupakan penerima nonsiswa.
Selain itu, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 26.362 unit.
Namun begitu, Purbaya menegaskan, pembenahan juga akan dilakukan supaya program ini bisa berjalan dengan baik dan efisien.
“Kita akan pastikan nanti belanjanya lebih efisien, dalam pengertian Pak Dirjen Anggaran akan lihat apakah belanjanya ada yang aneh-aneh apa enggak. Dengan software yang lebih baik lagi,” imbuhnya.
Baca juga: Purbaya Bakal Copot Dua Pejabat Pajak, Ada Apa?
Purbaya sempat menyentil Dirjen Anggaran lantaran software yang digunakan untuk memantau pemanfaatan anggaran MBG sempat diretas. Ke depan, Kemenkeu berjanji akan memuktahirkan software tersebut supaya pemantauan tetap berjalan dengan baik.
“Dulu Anda (Dirjen Anggaran) yang bikin software-nya kan? Kok bisa bobol kita? Jadi, yang bikin software SPPG itu dia (Dirjen Anggaran). Makanya saya dibobol sama dia. Tapi sekarang kita perbaiki,” pungkasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso


