Analis: Saham Sektor Ritel Masih Kuat Hingga Akhir Tahun

Jakarta – Alfred Nainggolan, Kepala Riset Praus Capital mengungkapkan, performa sektor ritel hingga akhir tahun 2021 akan masih tetap solid. Analisa ini didukung dengan tren penanganan Covid-19 yang makin efektif dan jumlah kasus Covid-19 yang terus menurun.

Alfred pun tidak memungkiri bahwa kinerja sektor ritel pada kuartal-III 2021 akan terdampak oleh merebaknya varian virus delta. Menurutnya, beberapa indikator seperti indeks penjualan eceran dan indeks penghasilan menunjukkan penurunan yang akan berdampak pada kinerja emiten-emiten ritel.

Meskipun demikian, penurunan tersebut tidak akan terlalu dalam jika dilihat secara tahunan. Para pelaku ritel sudah mulai mampu beradapasi dengan kondisi pandemi sehingga kerugian bisa diminimalisir. Alfred berharap perekonomian akan segera pulih pada tiga bulan terakhir 2021.

“Asumsi kami di Kuartal-IV, PPKM akan mulai dihilangkan sehingga aktivitas ekonomi akan kembali pulih dan akan memberikan sentimen bagus. Bisa dibilang, secara full-year di 2021 emiten ritel hanya pada Kuartal-III saja yang akan menjadi kondisi tidak menguntungkan, tetapi di 3 kuartal lainnya, angkanya cukup bagus,” jelas Alfred pada Market 30 Menit dengan tema “Peluang Saham Sektor Ritel Di Tengah Menurunnya Kasus Covid-19”, Senin, 13 September 2021.

Lebih jauh, Alfred menyarankan beberapa emiten ritel yang memiliki performa baik di tengah pandemi. Adapun emiten tersebut adalah Erajaya Swasembada (ERAA), Indomobil Sukses Internasional (IMAS), dan Ramayana Lestari Sentosa (RALS). (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago