Jakarta–Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) masih dibayangi oleh ketidakpastian yang tinggi. Hal ini telah menyebabkan pergerakan rupiah tertekan, lantaran faktor global maupun domestik.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya, di Jakarta, Rabu, 23 November 2016. Menurutnya, rupiah diperkirakan masih tertekan, dimana pada perdagangan sebelumnya rupiah juga ditutup melamah.
(Baca juga : Rupiah Kembali Berpeluang Melemah)
“Laju rupiah yang sempat menguat akhirnya ditutup melemah di perdagangan Selasa sejalan dengan pelemahan SUN (Surat Utang Negara) serta penguatan dolar di Asia,” ujar Rangga.
(Selanjutnya : Ungkapan Rangga Cipta)
Page: 1 2
Poin Penting Presiden Prabowo akan menunaikan Salat Id di Aceh Tamiang sekaligus meninjau penanganan pascabencana… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Seluruh elemen… Read More
Oleh Eko B Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group LEBARAN baru saja tiba. Suara takbir… Read More
Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More