Hingga Mei 2018, Amartha Mikro Fintek Salurkan Dana Rp402,85 Miliar
Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) mencatatkan penyaluran pendanaan di 2019, dengan nilai akumulasi pendanaan mencapai Rp 1,8 Triliun. Jumlah penerima pendanaan Amartha juga meningkat menjadi 380,000 mitra dengan tingkat rasio kredit bermasalah (NPL) dibawah 1%, sebesar 0,8%.
Andi Taufan Garuda Putra, CEO Amartha dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Selasa, 7 Januari 2020 mengatakan, dalam menjaga NPL, Amartha menerapkan 3 lapis mitigasi risiko kredit macet.
Mitigasi risiko tersebut antara lain, skema pendampingan langsung dalam pertemuan majelis mingguan, penggunaan sistem kredit skoring dan teknologi machine learning yang dikhususkan untuk segmen usaha mikro di pedesaan, serta asuransi pendanaan bekerjasama dengan perusahaan penjamin kredit.
Selain itu, pertumbuhan pendanaan Amartha di 2019 dipengaruhi oleh ekspansi Amartha ke sebagian Sulawesi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, serta sebagian Sumatera seperti Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Jambi.
Meningkatnya kepercayaan dan antusias masyarakat berdampak pada bertambahnya jumlah Pendana Amartha yang mencapai 100 ribu pengguna dari provinsi Aceh hingga Papua, dengan 3 provinsi pendana terbanyak dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
Perseroan menargetkan peningkatan penyaluran dana dan ekspansi pada 2020. Sehingga, literasi keuangan akan semakin merata di wilayah Indonesia.
“Di 2020, Amartha menargetkan untuk meningkatkan penyaluran lebih dari yang sudah dicapai 2019. Selain itu, Amartha akan berfokus untuk terus berekspansi ke seluruh wilayah Indonesia, dengan menjaga pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan dan menguntungkan,” ucap Taufan. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More