Jakarta – Sebanyak 8 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku atau bulk kembali datang ke Indonesia. Kedatangan tahap ke 14 ini bakal menjaga pasokan vaksin Covid-19 tanah air dan secara kumulatif Indonesia telah menerima sebanyak 91,91 juta dosis vaksin Sinovac.
Menteri BUMN dan Ketua Pelaksana KPCPEN Erick Thohir menyebut, Indonesia masih mampu mendapatkan pasokan vaksin meski di tengah distrupsi alokasi pengadaan vaksin. Selain itu, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin produksi dalam negeri untuk mengatasi keterbatasan vaksin.
“Pemerintah bekerja sama dengan beberapa lembaga-lembaga pengembang, baik dari universitas dan lembaga penelitian. Tidak cukup disitu pemerintah juga bekerja sama dengan pihak lainnya. Pemerintah ingin bisa memproduksi vaksin sendiri tidak hanya impor,” ujar Erick pada keterangannya di Jakarta.
Lebih jauh, Menteri Erick mengungkapkan bahwa Indonesia terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi akan semakin mempercepat pemulihan ekonomi.
“Insya Allah kerja keras ini bisa kita lihat di akhir tahun ini atau awal tahun depan, bisa ada kemajuan vaksin merah putih atau vaksin yang bekerja sama dengan pihak lain,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More
Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More
Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More
Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More
Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More