Jakarta – Sebanyak 8 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku atau bulk kembali datang ke Indonesia. Kedatangan tahap ke 14 ini bakal menjaga pasokan vaksin Covid-19 tanah air dan secara kumulatif Indonesia telah menerima sebanyak 91,91 juta dosis vaksin Sinovac.
Menteri BUMN dan Ketua Pelaksana KPCPEN Erick Thohir menyebut, Indonesia masih mampu mendapatkan pasokan vaksin meski di tengah distrupsi alokasi pengadaan vaksin. Selain itu, Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin produksi dalam negeri untuk mengatasi keterbatasan vaksin.
“Pemerintah bekerja sama dengan beberapa lembaga-lembaga pengembang, baik dari universitas dan lembaga penelitian. Tidak cukup disitu pemerintah juga bekerja sama dengan pihak lainnya. Pemerintah ingin bisa memproduksi vaksin sendiri tidak hanya impor,” ujar Erick pada keterangannya di Jakarta.
Lebih jauh, Menteri Erick mengungkapkan bahwa Indonesia terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi akan semakin mempercepat pemulihan ekonomi.
“Insya Allah kerja keras ini bisa kita lihat di akhir tahun ini atau awal tahun depan, bisa ada kemajuan vaksin merah putih atau vaksin yang bekerja sama dengan pihak lain,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More
Poin Penting Konflik AS–Israel vs Iran ancam 20 persen pasokan minyak global dan dorong harga… Read More
Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More
Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More
Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More
Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More