Poin Penting
- ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis transaksi digital dalam satu platform real-time
- Menjawab tantangan fragmentasi operasional, kedua solusi ini menyatukan dashboard, mempercepat koordinasi antar tim, serta meningkatkan efisiensi dan pengambilan keputusan
- Perkuat stabilitas sistem pembayaran, dengan deteksi gangguan lebih dini, penanganan lebih cepat, serta didukung infrastruktur andal.
Jakarta – PT ALTO Network (ALTO Network) meluncurkan dua inovasi terbaru, yakni ASKARA Connect dan ASKARA Collab, guna memperkuat pengelolaan transaksi digital yang semakin kompleks serta meningkatkan efisiensi operasional di industri sistem pembayaran nasional.
Peluncuran ini dilakukan di tengah pesatnya pertumbuhan transaksi digital di Indonesia, yang menuntut sistem pemantauan, koordinasi, dan penanganan transaksi yang lebih terintegrasi dan real-time.
CEO ALTO Network, Gretel Griselda, mengatakan bahwa meningkatnya volume transaksi membawa tantangan baru, tidak hanya dari sisi kapasitas sistem, tetapi juga dalam hal pengelolaan operasional di belakang layar.
“Dengan pertumbuhan transaksi yang sangat cepat, kebutuhan pelaku industri bukan hanya sistem yang andal, tetapi juga kemampuan untuk memantau, mengelola, dan mengambil keputusan secara real-time dalam satu platform yang terintegrasi,” ujarnya, di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Baca juga: ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar
Gretel menambahkan, seiring berkembangnya ekosistem pembayaran digital, banyak institusi keuangan dan pelaku industri masih mengandalkan berbagai dashboard terpisah untuk memantau transaksi, mengelola klaim, hingga menangani isu operasional.
Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan fragmentasi data, alur kerja yang tidak konsisten, serta memperlambat proses pengambilan keputusan.
“Untuk menjawab tantangan tersebut, ALTO menghadirkan ASKARA Connect, sebuah platform yang mengintegrasikan seluruh aktivitas operasional pembayaran dalam satu sistem. Melalui platform ini, pengguna dapat memantau transaksi lintas produk, mengelola klaim, hingga melakukan analisis data secara real-time dalam satu dashboard,” tambahnya.
Selain itu, ALTO juga memperkenalkan ASKARA Collab, yang berfungsi sebagai interactive assistant untuk mempercepat koordinasi antar tim dan institusi. Solusi ini menggabungkan automasi dengan interaksi manusia, sehingga proses komunikasi menjadi lebih cepat, terstruktur, dan mudah ditelusuri.
Sementara Chief Business Officer ALTO Network, Rangga Wiseno, mengungkapkan ke depan tantangan industri tidak lagi hanya pada kecepatan memproses transaksi, tetapi juga pada kemampuan mengelola keseluruhan proses operasional secara efisien.
“Ke depan, tantangan terbesar bukan hanya bagaimana memproses transaksi dengan cepat, tetapi bagaimana memastikan seluruh proses di belakangnya mulai dari monitoring, koordinasi, hingga penanganan kendala dapat berjalan secara terintegrasi,” ungkapnya, di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Dengan sistem yang lebih terintegrasi, potensi gangguan transaksi dapat dideteksi lebih dini, waktu penanganan menjadi lebih cepat, serta risiko kegagalan transaksi dapat diminimalkan.
ALTO juga menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas sistem pembayaran nasional melalui infrastruktur yang andal, dengan capaian Service Level Agreement (SLA) uptime mencapai 99,99 persen.
Baca juga: Airlangga Beberkan Potensi Ekonomi Digital Indonesia
Sementara itu, di tengah dinamika ekonomi global, aktivitas transaksi digital di Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid, termasuk pada periode Lebaran 2026 yang mencatat lonjakan transaksi signifikan.
Sebagai salah satu penyedia switching, ALTO Network saat ini memproses hingga 30 juta transaksi per hari. Adapun transaksi berbasis QRIS yang diproses perseroan turut mencatat pertumbuhan, dengan volume meningkat 89,56 persen dan nilai transaksi naik 94,18 persen secara year-on-year (yoy) hingga Maret 2026. (*) Ayu Utami










