Keuangan

Allianz Tambah Donasi 200 Ribu Euro untuk Bencana Sumatra, Fokus Layanan Kesehatan

Poin Penting

  • Allianz Group menyalurkan total donasi 600.000 euro, dengan 200.000 euro untuk Indonesia guna penanganan bencana.
  • Fokus bantuan di Indonesia pada layanan kesehatan, melalui mobile clinic dan dukungan medis di wilayah terdampak Sumatra.
  • Donasi melengkapi bantuan Allianz Indonesia dan Allianz Syariah, sekaligus memperkuat pemulihan dan ketahanan komunitas pascabencana.

Jakarta – Allianz Group mengumumkan pemberian donasi hingga 600.000 Euro untuk dukungan bantuan bencana alam yang sedang melanda Indonesia, Thailand, dan Sri Lanka.

Lebih rinci, Allianz Group akan mengalokasikan 300.000 Euro kepada Palang Merah lokal dan organisasi bantuan kemanusiaan untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak.

Selain itu, 300.000 Euro sisanya akan disumbangkan untuk dukungan pasca-bencana, yang akan diterapkan bersama-sama dengan entitas Allianz lokal dan mitra lokal terpilih.

Dana ini akan difokuskan pada pencegahan bencana dan ketahanan iklim, serta membantu komunitas membangun kembali dan memperkuat kesiapan mereka menghadapi bencana alam pada masa mendatang.

Baca juga: Allianz Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra

Untuk Indonesia, Allianz Group menyalurkan 200.000 euro atau sekitar Rp4 miliar. Pada tahap awal, 100.000 euro disalurkan melalui kerja sama dengan doctorSHARE, mitra bantuan kemanusiaan tanggap bencana, untuk penyediaan layanan kesehatan esensial, dukungan medis, serta kebutuhan pemulihan jangka menengah di wilayah terdampak.

Bantuan ini akan menambah donasi yang sebelumnya diberikan oleh Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli sebesar Rp1 miliar, dan dari Allianz Syariah sebesar Rp200 juta.

Bantuan yang telah disalurkan diimplementasikan dalam bentuk layanan kesehatan bergerak (mobile clinic) dan distribusi Dignity Kit untuk ibu hamil dan ibu pascapersalinan di Aceh Timur dan Aceh Tamiang (Aceh), Sibolga (Sumatra Utara), serta Padang Pariaman (Sumatra Barat).

“Melalui bantuan langsung dan dukungan ketahanan jangka panjang, kami bertujuan untuk membantu keluarga pulih, memperkuat komunitas lokal, dan lebih baik mempersiapkan diri menghadapi kejadian terkait iklim di masa depan,” ujar Member of Board of Management Allianz SE, Renate Wagner, dikutip Senin, 22 Desember 2025.

Baca juga: Sinergi Bank Mandiri Taspen dan Allianz Life Jaga Kesehatan para Pensiunan

Di lain pihak, Regional Chief Executive Officer Allianz Asia Pacific, Anusha Thavarajah mengungkapkan jika Asia Pasifik sebagai salah satu wilayah Allianz beroperasi, telah menjadi rumah bagi nasabah, pekerja, atau komunitas Allianz lainnnya.

“Fokus utama kami adalah memberikan bantuan di area yang paling dibutuhkan, sambil juga mendukung komunitas untuk membangun kembali dan memperkuat ketahanan, sehingga mereka yang paling terdampak dapat terus melangkah maju dengan percaya diri,” pungkas Anusha. (*) Steven Widjaja

Yulian Saputra

Recent Posts

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

2 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

3 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

4 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

4 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

7 hours ago