Poin Penting
- Allianz Syariah menyalurkan 1.000 paket daging kurban bersama Lazismu untuk masyarakat membutuhkan dan terdampak bencana
- Program kurban Allianz Syariah menjadi wujud penerapan nilai maqasid syariah melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial
- Allianz Syariah memastikan inisiatif kurban memberi manfaat sosial dan spiritual bagi masyarakat luas.
Jakarta – PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) kembali menghadirkan inisiatif sosial melalui penyaluran 1.000 paket sedekah daging kurban kepada masyarakat Indonesia.
Kali ini, Allianz Syariah menggandeng Lazismu sebagai mitra penyalur amanah untuk membantu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran, khususnya di wilayah-wilayah terdampak bencana dan masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Klaim Penyakit Kritis Allianz Syariah Tembus Rp600 Miliar Sepanjang 2025
Kolaborasi ini juga mencerminkan komitmen Allianz Syariah dalam menjalankan nilai-nilai maqasid syariah sebagai kompas perlindungan, yaitu menghadirkan kemaslahatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial dan spiritual yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie A. Najas, mengatakan melalui kolaborasi bersama Lazismu, Allianz Syariah ingin menjadikan momentum ini sebagai wujud nyata semangat berbagi kebaikan penuh keyakinan, agar manfaat kurban dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia.
“Bagi Allianz Syariah, inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan yang selaras dengan nilai-nilai Maqasid Syariah, melalui semangat tolong-menolong dan kepedulian sosial yang menjadi inti dari prinsip syariah,” ucap Elmie dalam keterangan resmi dikutip, 28 Mei 2026.
Baca juga: Ramai Kritik Sapi Kurban Prabowo Rp100 Miliar dari APBN, Begini Respons Istana dan MUI
Adapun, inisiatif sosial ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan nilai-nilai syariah dengan dampak yang relevan bagi masyarakat. (*)
Editor: Galih Pratama


