Moneter dan Fiskal

Aliran Modal Asing Masuk Tipis Rp520 Miliar ke RI

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatatkan aliran modal asing masuk atau capital inflow pada minggu kedua Juni 2022 dengan total sebesar Rp0,52 triliun.

“Berdasarkan data transaksi 6-9 Juni 2022, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp0,52 triliun,” jelas Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat, 10 Juni 2022.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan, aliran modal asing masuk paling besar dari beli neto di pasar saham sebesar Rp1,50 triliun. Namun, hal ini diikuti jual neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp0,99 triliun.

Jika diakumulasikan, aliran modal asing sampai dengan 9 Juni 2022 year-to-date (ytd), terjadi transaksi nonresiden jual neto Rp84,56 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp68,64 triliun di pasar saham. Sementara, Premi CDS Indonesia 5 tahun naik ke level 106,02 bps per 9 Juni 2022 dari 104,94 bps per 3 Juni 2022.

Dari sisi inflasi, berdasarkan Survei Pemantauan Harga yang dilakukan BI, pada minggu kedua Juni 2022, perkembangan harga tetap terkendali dan diperkirakan inflasi 0,32% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juni 2022 secara tahun kalender sebesar 2,89% (ytd), dan secara tahunan sebesar 4,05% (yoy).

Penyumbang utama inflasi Juni 2022 sampai dengan minggu II yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,10% (mtm), cabai rawit sebesar 0,08% (mtm), telur ayam ras sebesar 0,05% (mtm), bawang merah sebesar 0,04% (mtm), tomat sebesar 0,03% (mtm), bayam dan air kemasan masing-masing sebesar 0,02% (mtm), kangkung, nasi dengan lauk, sabun detergen bubuk/cair, dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).

Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi pada periode minggu ini yaitu daging ayam ras dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,04% (mtm), angkutan antar kota dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,03% (mtm), serta daging sapi, bawang putih, dan emas perhiasan masing-masing sebesar 0,01% (mtm). (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

15 mins ago

Purbaya Bakal Sikat 40 Perusahaan Baja China-Indonesia yang Diduga Mengemplang Pajak

Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More

2 hours ago

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More

2 hours ago

Permata Bank Pede Kredit Konsumer Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More

2 hours ago

OTT Pegawai Pajak oleh KPK Dinilai Jadi Titik Balik Perkuat Kepercayaan Publik

Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More

3 hours ago

Trump Ancam Tarif 25 Persen bagi Mitra Dagang Iran, Ini Daftar Negaranya

Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More

3 hours ago