Aliran Dana Asing Kembali Masuk Rp386,27 Miliar, 5 Saham Ini Paling Banyak Diborong

Jakarta – Aliran dana investor asing terlihat kembali masuk ke Indonesia. Ini tercermin dari Net Foreign Buy pada perdagangan Senin, 19 Mei 2025 yang tercatat senilai Rp386,27 miliar.

Meski begitu, secara year to date (ytd) masih tercatat net foreign sell senilai Rp31,24 triliun. Di mana, investor asing yang masuk ke Indonesia mayoritas memborong saham-saham dari sektor keuangan perbankan.

Baca juga: Indeks INFOBANK15 Menguat dalam Sepekan, Saham BMRI Paling Ngegas

5 Saham yang Diborong Asing

Hal itu tercermin dari lima saham terbanyak yang diborong oleh investor asing berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, antara lain:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp259,78 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp232,23 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp51,13 miliar
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp33,01 miliar
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp28,12 miliar.

Kembali masuknya arus investor asing itu juga sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 19 Mei 2025 yang kembali ditutup menguat ke posisi 7.141,09 dari dibuka pada level 7.106,52 atau naik 0,49 persen.

Baca juga: Ini 5 Saham yang Dorong Penguatan IHSG Sepekan

Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 225 saham terkoreksi, 409 saham menguat, dan 173 tetap tidak berubah. Sebanyak 25,51 miliar saham diperdagangkan dengan 1,43 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp14,80 triliun.

Adapun, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan IDX30 menguat 0,85 persen menjadi 424,19, LQ45 meningkat 0,68 persen menjadi 811,65, Sri-Kehati naik 0,73 persen menjadi 378,69, dan JII menguat 0,79 persen menjadi 482,21. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

6 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

6 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

7 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

7 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

8 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

9 hours ago