Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Aliran dana investor asing terlihat kembali keluar dari Indonesia, dengan Net Foreign Sell pada perdagangan Senin, 30 Juni 2025, yang mencapai sebanyak Rp536,75 miliar.
Arus keluar investor asing tersebut didominasi dari sektor keuangan, khususnya saham perbankan. Sehingga, net foreign sell secara year-to-date (ytd) kembali mengalami kenaikan menjadi Rp39,88 triliun.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Lima saham terbanyak yang dijual oleh investor asing berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, antara lain:
Padahal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 30 Juni 2025, ditutup ke posisi 6.927,67 dari posisi pembukaan di 6.897,40 atau menguat 0,44 persen.
Tercatat 228 saham terkoreksi, 357 saham menguat, dan 205 tetap tidak berubah. Sebanyak 21,12 miliar saham diperdagangkan dengan 1,15 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,64 triliun.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat, Makin Dekati Level 7.000
Adapun seluruh indeks dalam negeri juga menguat, dengan IDX30 naik 0,37 persen menjadi 398,85, Sri-Kehati meningkat 0,03 persen menjadi 351,57, LQ45 menguat 0,27 persen menjadi 772,65, dan JII naik 1,94 persen menjadi 494,69. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More