Jakarta – Aladin Bank berkolaborasi dengan Alfamart dalam penyediaan layanan dan produk digital perbankan syariah, meluncurkan fitur tarik-setor tunai yang terintegrasi di gerai Alfamart seluruh Indonesia, dengan menyasar pada masyarakat underbanked dan unbanked.
Presiden Direktur Aladin Bank, Dyota Marsudi mengatakan, integrasi antara inovasi Aladin Bank dengan jaringan gerai Alfamart akan menjadi babak baru dalam ekosistem perbankan digital. Hal ini diyakini akan sangat berkontribusi pada industri keuangan syariah yang memiliki potensi sangat besar di Indonesia.
“Potensi Indonesia sangat luar biasa, namun di perbankan penetrasi masyarakat yang memakai bank dengan baik dan benar sebesar 23%, dan 77% dikategorikan sebagai underbanked atau unbanked,” ujar Dyota Marsudi, Presiden Direktur Aladin Bank, dalam acara Launching Fitur Baru Aladin Bank dan Alfamart, Senin, 27 Juni 2022.
Hingga akhir 2020, pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia masih tertahan di angka 6,5% dibandingkan bank konvensional. Untuk itu, Aladin Bank bersama Alfamart terpacu untuk menghadirkan inovasi-inovasi yang dapat mempermudah masyarakat untuk merasakan manfaat layanan perbankan syariah.
“Tugas kami Bank Aladin bersama Alfamart yaitu memudahkan nasabah mudah bertransaksi, tujuannya adalah bagaimana bisa memajukan inklusi keuangan dengan meningkatkan trust, memberikan syariah apply product dan memberikan produk atau jasa sesuai dengan kebutuhan, tambah Dyota.
Melalui lebih dari 17ribu jaringan ekosistem Alfamart, masyarakat akan memiliki akses ke layanan perbankan syariah dengan lebih mudah. Fitur terbaru ini memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi penarikan maupun penyetoran uang tunai, baik dari dan ke rekening Aladin Bank tanpa menggunakan kartu debit.
“Alfamart dan Aladin Bank memiliki kesamaan visi untuk bisa lebih baik dalam pelayanan. Konsumen kami dapat menikmati pengalaman yang unik dan baru di toko dengan layanan perbankan yang ditawarkan pihak Aladin. Ini sangat relevan dengan kebutuhan keuangan konsumen Alfamart, terutama konsumen milenial kami yang sudah akrab dengan teknologi digital,” jelas Ryan Alfons Kaloh, Direktur Marketing Alfamart. (*) Irawati
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More